Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Peresmian Bandara Mahulu Ditunda, Bupati Angela: Pemda Menantikan Izin RBU

Jody Kristianto • Minggu, 15 Maret 2026 | 17:15 WIB

LIHAT LOKASI: Wakil Gubernur Seno Aji dan Bupati Mahulu Angela Idang Belawan serta Ketua DPRD Mahulu Devung Paran pada peninjuan Bandara, Minggu (15/3).
LIHAT LOKASI: Wakil Gubernur Seno Aji dan Bupati Mahulu Angela Idang Belawan serta Ketua DPRD Mahulu Devung Paran pada peninjuan Bandara, Minggu (15/3).

KALTIMPOST.ID, UJOH BILANG – Pembangunan bandara di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) secara fisik telah rampung. Namun, peresmian bandara tersebut diperkirakan baru dilakukan setelah adanya penerbangan perdana.

Wakil Gubernur Seno Aji mengatakan, dari sisi pekerjaan pembangunan, bandara tersebut sebenarnya sudah selesai kepada Kaltimpost, usai melakukan peninjauan ke lapangan disela kegiatan safari ramadan, Minggu (15/3).

“Kalau secara pekerjaan sudah 100 persen, ini bulan Maret. Artinya kalau penerbangan diresmikan itu sebenarnya sudah bisa,” ujarnya.

Meski demikian, peresmian bandara diperkirakan mundur karena bertepatan dengan momentum Ramadan dan Idulfitri. Selain itu, proses perizinan operasional penerbangan saat ini masih berlangsung di Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

“Karena memang ini ada suasana puasa dan Idulfitri, otomatis peresmiannya akan mundur. Apalagi tadi Bupati menjelaskan bahwa saat ini sedang proses lisensi untuk penerbangan di Kementerian Perhubungan,” katanya.

Ia menilai akan lebih baik apabila peresmian bandara dilakukan bersamaan dengan penerbangan perdana.

“Alangkah baiknya peresmian itu pada saat adanya penerbangan perdana. Jadi kemungkinan di bulan Juli atau Agustus nanti akan ada terbang perdana. Nanti sekalian Pak Gubernur meresmikan bandara ini,” jelasnya.

Seno Aji menambahkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) terus memberikan dukungan terhadap pembangunan infrastruktur di Mahulu, tidak hanya bandara tetapi juga konektivitas jalan darat.

“Pemerintah provinsi tidak hanya bandara, tetapi juga jalan. Jalan darat kita jadikan sepanjang kurang lebih 130 kilometer. Pembangunan bandara ini juga sudah kita berikan bantuan sekitar Rp42 miliar,” ujarnya.

Menurutnya, dukungan lanjutan akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat serta dampak ekonomi yang dihasilkan dari keberadaan bandara tersebut.

“Kalau memang dirasakan dampaknya sangat baik bagi pertumbuhan ekonomi di sini, tentu pemerintah provinsi akan menambahkan dukungan,” katanya.

Sementara itu, Bupati Angela Idang Belawan menyampaikan apresiasi kepada Wakil Gubernur yang telah meninjau langsung kondisi pembangunan bandara di Mahulu.

“Pertama-tama saya ucapkan terima kasih kepada Pak Wakil Gubernur yang sudah menyempatkan waktu melihat kondisi kita di Mahulu, terutama situasi bandara yang sedang kita kerjakan dan akan segera dioperasionalkan,” ujarnya.

Angela menjelaskan, saat ini pemerintah daerah tengah mengajukan izin Register Bandara Udara (RBU) sebagai salah satu tahapan agar bandara dapat mulai beroperasi. Ia memperkirakan operasional bandara dapat dimulai sekitar Agustus mendatang.

“Sekarang sedang diajukan izin RBU-nya. Jadi kita berharap sekitar Agustus sudah bisa dioperasionalkan,” katanya.

Ia berharap keberadaan bandara tersebut nantinya mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Mahulu. “Kita berharap dengan adanya bandara ini, perekonomian kita di Mahakam Ulu bisa lebih meningkat, lebih baik lagi dari sebelumnya,” jelasnya.

Angela juga menambahkan bahwa perhatian pemerintah provinsi terhadap Mahulu terlihat dari upaya peningkatan akses jalan darat, termasuk jalur penghubung dari Kutai Barat menuju Mahulu yang turut ditinjau oleh Wakil Gubernur.

“Pak Wakil Gubernur juga sudah melihat langsung jalan dari Kubar ke Mahulu. Tentunya itu memberikan kita kekuatan bahwa pemerintah provinsi benar-benar melihat Kabupaten Mahakam Ulu membutuhkan dorongan dan dukungan,” pungkasnya.

Di sisi lain, Ketua DPRD Mahakam Ulu Devung Paran turut mengapresiasi kunjungan Wakil Gubernur yang meninjau langsung pembangunan infrastruktur di daerah tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi dan merasa senang serta bangga karena Pak Wakil Gubernur sudah datang ke Mahakam Ulu untuk melihat langsung situasi dan kondisi pembangunan infrastruktur di daerah kami, khususnya bandara,” katanya.

Meski demikian, Devung juga menyampaikan harapan masyarakat terkait pembangunan infrastruktur jalan yang dinilai masih sangat dibutuhkan.

“Tadi saya juga menyampaikan kepada beliau, jangan hanya bandara. Karena masyarakat Mahakam Ulu ini sangat membutuhkan jalan, bahkan sampai ke wilayah Long Apari. Hampir 100 persen masyarakat Mahakam Ulu membutuhkan akses jalan,” ujarnya.

Ia berharap ke depan pemerintah provinsi dapat kembali meninjau kondisi infrastruktur di Mahulu, khususnya untuk wilayah kecamatan di daerah hulu. “Kita berharap nanti Pak Wakil Gubernur bisa datang lagi ke Mahakam Ulu untuk melihat kondisi jalan, khususnya untuk dua kecamatan di wilayah ulu,” katanya.

Devung juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah provinsi atas dukungan terhadap pembangunan bandara di Mahulu.

“Pada intinya kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kunjungan beliau hari ini. Kami juga berterima kasih kepada pemerintah provinsi yang sudah hadir membantu pembangunan infrastruktur di daerah kami, khususnya pembangunan bandara ini,” tutupnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#penerbangan perdana #pembangunan bandara #peresmian ditunda #wakil gubernur #seno aji #kaltim #Mahakam Ulu