KALTIMPOST.ID, UJOH BILANG – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) menegaskan pentingnya akurasi data dalam pelaksanaan Pemutakhiran Indeks Desa (ID) Tahun 2026. Hal itu disampaikan dalam sosialisasi Pemutakhiran Indeks Desa yang digelar di Ballroom Lantai 3 Kantor Bupati, Senin (11/5).
Sambutan Bupati Mahulu Angela Idang Belawan dibacakan Sekretaris Daerah Mahulu, Dr Stephanus Madang mengatakan, indeks desa menjadi instrumen penting untuk mengukur tingkat perkembangan dan kemandirian kampung.
“Data yang diinput menjadi dasar pemerintah pusat maupun daerah dalam menentukan arah kebijakan pembangunan, penyaluran program, hingga evaluasi capaian pembangunan kampung,” katanya.
Karena itu, dia meminta seluruh pihak yang terlibat agar serius dalam melakukan penginputan data. Menurutnya, data yang tidak sesuai kondisi riil lapangan akan berdampak terhadap penilaian perkembangan kampung dan kebijakan pembangunan yang diterima daerah.
“Kami berharap proses penginputan dilakukan tepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Baca Juga: Pemkab Mahulu Dorong Digitalisasi SPMB SD 2026 untuk Wujudkan Layanan Pendidikan Transparan
Stephanus juga meminta para petinggi kampung, operator desa, dan pendamping desa, memperkuat koordinasi agar seluruh indikator dapat dilengkapi tepat waktu. Menurutnya, sinergi antara perangkat daerah, kecamatan, hingga pemerintah kampung menjadi kunci keberhasilan pemutakhiran data.
Dia mengakui Mahulu memiliki tantangan geografis yang cukup berat. Namun, dengan kerja sama seluruh pihak, pemerintah optimistis status dan kemajuan kampung di Mahulu dapat terus meningkat.
“Data yang baik akan menghasilkan perencanaan yang baik, dan pada akhirnya mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah juga mengajak seluruh pihak menjadikan pemutakhiran indeks desa bukan sekadar kewajiban administrasi, tetapi bagian dari upaya bersama membangun kampung yang maju, mandiri, dan berdaya saing. (*)
Editor : Dwi Restu A