Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Sungai Mahakam Meluap di Mahulu, BPBD Minta Warga Waspadai Potensi Banjir

Jody Kristianto • Selasa, 19 Mei 2026 | 19:51 WIB
TERENDAM: Jalanan di sejumlah kampung pinggir sungai mulai tergenang air semenjak sungai Mahakam naik, salah satunya di Kampung Long Melaham, Selasa (19/5). (IST)
TERENDAM: Jalanan di sejumlah kampung pinggir sungai mulai tergenang air semenjak sungai Mahakam naik, salah satunya di Kampung Long Melaham, Selasa (19/5). (IST)

UJOH BILANG – Curah huan yang mengguyur wilayah Mahakam Ulu dalam dua hari terakhir menyebabkan debit Sungai Mahakam mengalami peningkatan di sejumlah kecamatan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mahakam Ulu terus melakukan pemantauan dan patroli di wilayah terdampak banjir.

Kepala BPBD Mahulu, Agus Darmawan mengatakan, kondisi kenaikan debit air saat ini dipicu hujan deras yang terjadi sejak malam hingga sore hari.

“Hari ini untuk di Kecamatan Long Bagun ada peningkatan debit air Mahakam dikarenakan hujan tadi malam, ditambah sore ini hujan maka tambah bertahan airnya,” ujarnya saat dihubungi melalui WhatsApp, Selasa (19/5).

Baca Juga: Tanah Longsor Nyaris Tutup Akses Jalan di Ujoh Bilang  

Ia menyebut, kondisi banjir mulai berdampak di Kampung Long Hurai. Berdasarkan laporan terkini, sedikitnya empat rumah warga telah terendam banjir.

“Long Hurai terkini empat rumah yang sudah terendam banjir,” katanya.

Meski demikian, Agus menegaskan kondisi banjir di Mahakam Ulu saat ini masih dalam kategori sedang dan belum memasuki tahap darurat. Menurutnya, genangan air masih berada di titik-titik terendah di masing-masing kampung.

“Kecamatan terparah untuk saat ini masih dalam kondisi sedang saja, karena memang banjirnya hanya menggenangi titik terendah di kampung masing-masing,” jelasnya.

BPBD Mahulu saat ini terus melakukan patroli lapangan sekaligus memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap siaga menghadapi potensi kenaikan air Sungai Mahakam. Selain itu, tenda pengungsian juga telah disiapkan oleh masing-masing kampung sebagai langkah antisipasi.

Baca Juga: Ketua Komisi II DPRD Mahulu Dukung Pelestarian Adat Uman Untat di Kampung Rukun Damai

“Upaya BPBD saat ini terus melakukan patroli dan menghimbau masyarakat agar siaga dan waspada. Tenda pengungsi masih disiapkan kampung masing-masing,” ungkap Agus.

Ia menambahkan, BPBD juga terus menyampaikan informasi perkembangan debit sungai kepada masyarakat. Hingga kini status kebencanaan masih berada pada tahap waspada dan belum dinaikkan menjadi siaga darurat maupun tanggap darurat.

“Kami terus memberikan informasi penting akan kenaikan Sungai Mahakam. Sekarang masih di tahap waspada, memang belum kita naikkan status siaga darurat atau tanggap darurat,” tuturnya.

Agus berharap kondisi cuaca segera membaik agar debit Sungai Mahakam tidak terus meningkat, mengingat hujan lebat saat ini terjadi merata di hampir seluruh kecamatan di Mahakam Ulu.

“Semoga cuaca dapat bersahabat agar Sungai Mahakam tidak terjadi kenaikan, mengingat kondisi sekarang hujan lebat merata di setiap kecamatan,” pungkasnya.

Editor : Muhammad Ridhuan
#Sungai Mahakam naik #cuaca Mahakam Ulu #Long Hurai terendam #BPBD Mahakam Ulu #banjir mahulu