Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Wabup Suhuk: Hari Kebangkitan Nasional Jadi Momentum Bangkitkan Generasi Muda Mahulu

Jody Kristianto • Rabu, 20 Mei 2026 | 11:10 WIB
BERI ARAHAN: Wakil Bupati Suhuk saat memimpin upacara Hari Kebangkitan Nasional di Lapangan Ujoh Bilang, Rabu (20/5). (JODY KRISTIANTO/KP)
BERI ARAHAN: Wakil Bupati Suhuk saat memimpin upacara Hari Kebangkitan Nasional di Lapangan Ujoh Bilang, Rabu (20/5). (JODY KRISTIANTO/KP)

KALTIMPOST.ID, UJOH BILANG – Wakil Bupati Mahakam Ulu (Mahulu), Suhuk, memperingati Hari Kebangkitan Nasional, dan menyebut harus menjadikan momentum membangkitkan semangat generasi muda dalam membangun daerah dan bangsa.

Hal tersebut disampaikan Suhuk usai memimpin upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional di Lapangan Ujoh Bilang, Rabu (20/5).

“Momentum kebangkitan bangsa ini juga menjadi momentum kebangkitan kita di daerah, khususnya untuk generasi muda,” ujarnya.

Baca Juga: Syahri, Sapi Virtual, dan Kegeraman Publik

Dia berharap para pelajar yang mengikuti kegiatan tersebut dapat termotivasi untuk terus berkarya dan meningkatkan kemampuan diri demi masa depan Mahulu dan Indonesia.

“Harapan kami adik-adik pelajar termotivasi untuk lebih berkarya lagi membangun Mahulu ke depan. Kita terus menyiapkan mereka untuk menjadi tongkat estafet kita ke depan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Suhuk juga menyinggung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Mahulu yang hingga kini dinilai belum berjalan maksimal.

Baca Juga: Grup I Piala Dunia 2026: Prancis Superior, Norwegia, Senegal, Irak Siap Ciptakan Kejutan

Menurutnya, pemerintah daerah terus mendorong agar program pemerintah pusat tersebut segera dapat dirasakan masyarakat Mahulu.

“Memang sampai sekarang khususnya MBG belum ada di Mahulu. Kami tidak tahu apa masalahnya, tetapi kita terus mendorong supaya program itu juga bisa dirasakan,” ucapnya.

Informasi sementara yang diterimanya, berkaitan dengan kesiapan dapur penyedia program MBG yang masih belum selesai. Selain itu, pihaknya juga menyoroti besaran harga yang dinilai masih cukup minim bagi penyedia layanan.

“Harapan kita nanti bisa menyesuaikan harga, karena kalau harga yang disampaikan kemarin terlalu minim, takutnya teman-teman penyedia tidak mampu. Tapi nanti kita bantu untuk mengonfirmasi supaya program pemerintah pusat itu bisa berjalan,” jelasnya.

Selain MBG, Suhuk turut menyoroti pengembangan Koperasi Merah Putih yang saat ini mulai dibangun di sejumlah wilayah di Mahulu. 

Ia berharap keberadaan koperasi dapat membantu menjaga ketersediaan bahan pangan sekaligus mengurangi beban masyarakat, terutama saat musim panen.

Baca Juga: Tinjau Autis Center, Komisi A DPRD Bontang Minta Pemkot Perluas Sekolah Inklusi dan Edukasi Orang Tua

“Kita terus mendorong pembangunan Koperasi Merah Putih. Harapan kita koperasi ini bisa membantu masalah ketersediaan sembako di Mahulu,” ujarnya.

Suhuk juga mengimbau para petani agar tidak langsung menjual seluruh hasil panen ke luar daerah, terutama beras, demi menjaga cadangan pangan di Mahulu.

“Saya terus sampaikan ke Dinas Pertanian, teman-teman di kampung, ibu-ibu dan para petani, kalau sudah panen jangan langsung dijual semua ke kota. Ditahan dulu sebagian,” katanya.

Baca Juga: Grup H Piala Dunia 2026: Spanyol, Uruguay, Arab Saudi hingga Debutan Tanjung Verde Bikin Kejutan

Menurutnya, pemerintah daerah juga telah menjalin kerja sama dengan Bulog untuk memperkuat cadangan beras di Mahulu.

“Dengan adanya koperasi dan kerja sama dengan Bulog, harapan kita bisa menyediakan cadangan beras untuk masyarakat Mahulu,” tutupnya. (*)

Editor : Dwi Restu A
#Suhuk #generasi muda #hari kebangkitan nasional #Mahakam Ulu