Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Pemkab  Mahakam Ulu Perpanjang MoU dengan Unhas, Buka Peluang Kerja Sama Strategis

ADV • Kamis, 4 Juni 2026 | 18:27 WIB
KERJA SAMA: Bupati Mahulu Angela Idang Belawan menandatangani MoU dengan Unhas Makassar pada Selasa, 2 Juni 2026. (PROKOPIM)
KERJA SAMA: Bupati Mahulu Angela Idang Belawan menandatangani MoU dengan Unhas Makassar pada Selasa, 2 Juni 2026. (PROKOPIM)

 

MAKASSAR - Pemkab Mahakam Ulu (Mahulu) dan Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar memperpanjang Nota Kesepahaman (MoU). Hal ini sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat pengembangan sumber daya manusia, peningkatan kapasitas kelembagaan, serta mendukung percepatan pembangunan daerah.

Perpanjangan kerja sama tersebut menjadi sebuah upaya berkelanjutan dalam mengakselerasi pembangunan daerah dengan ditandainya penandatanganan MoU antara Bupati Mahulu, Angela Idang Belawan bersama Wakil Rektor IV Bidang Kemitraan, Inovasi, Kewirausahaan, dan bisnis Unhas, Prof Adi Maulana. Acara tersebut dilaksanakan di Ruang Rektorat Unhas Makassar pada Selasa (2/6/2026).

Bupati Mahulu hadir didampingi oleh Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Stephanus Madang dan sejumlah pejabat terkait. Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Unhas atas komitmen dan kontribusi yang telah diberikan dalam mendukung pembangunan daerah. Khususnya melalui pengembangan sumber daya manusia dan pendampingan akademik bagi pemerintah daerah.

“Kerja sama yang telah terjalin selama ini memberikan manfaat nyata bagi Kabupaten Mahulu. Kualitas sumber daya manusia terus meningkat dan berbagai produk hukum daerah yang dihasilkan menjadi lebih kuat secara akademis serta dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Bupati.

Baca Juga: Rumah Magot Jadi Sumber Pendapatan Baru bagi Warga

Angela Idang Belawan menjelaskan bahwa sebagai daerah otonom termuda di Kaltim, Mahulu masih menghadapi berbagai tantangan pembangunan, terutama terkait keterbatasan aksesibilitas, infrastruktur, dan kebutuhan peningkatan kapasitas aparatur pemerintah. Karena itu, kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah berbasis ilmu pengetahuan dan inovasi.

Melalui perpanjangan MoU tersebut, Pemkab Mahulu berharap cakupan kerja sama dapat diperluas ke berbagai bidang strategis, mulai dari peningkatan akses pendidikan tinggi bagi putra-putri daerah, penguatan kapasitas pemerintahan, pengembangan tata ruang wilayah, sektor pertanian, hingga pengembangan perikanan darat.

“Kami berharap semakin banyak putra-putri Mahulu yang memperoleh akses pendidikan tinggi berkualitas. Kami juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dalam mendukung pembangunan daerah,” kata Bupati.

Bupati Mahulu Angela Idang Belawan meyakini sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi merupakan langkah strategis untuk menghadirkan kebijakan pembangunan yang lebih terukur, berbasis riset, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Sekkab Stephanus Madang berharap kerja sama ini tidak hanya berfokus pada peningkatan sumber daya manusia. Tetapi juga diarahkan pada penelitian yang mampu menjawab berbagai persoalan strategis daerah.

Menurutnya, kegiatan penelitian dan pengabdian perguruan tinggi perlu berbasis pada kebutuhan riil pembangunan daerah, khususnya dalam mendukung program prioritas Pemkab Mahulu di bidang ketahanan pangan.

“Dalam konteks penelitian, kami berharap dapat diarahkan pada persoalan-persoalan yang dihadapi daerah, terutama yang berkaitan dengan ketahanan pangan. Kami melihat Makassar memiliki banyak keberhasilan di sektor pertanian dan perikanan yang dapat menjadi referensi bagi Mahulu,” ujarnya.

Ia menilai pengalaman dan inovasi yang telah dikembangkan di Sulawesi Selatan dapat menjadi bahan pembelajaran untuk diterapkan di Mahulu. Terutama dalam pengembangan sektor perikanan berbasis masyarakat.

Salah satu contoh yang menarik perhatian adalah konsep kampung nelayan yang menurutnya tidak hanya dapat dikembangkan di wilayah pesisir, tetapi juga di kawasan sungai yang menjadi karakteristik utama Kabupaten Mahulu.

“Kampung nelayan tidak hanya ada di wilayah pantai, di Mahulu, konsep serupa juga sangat memungkinkan dikembangkan di sepanjang aliran sungai yang menjadi sumber kehidupan masyarakat. Ini memiliki potensi ekonomi yang besar apabila dikelola dengan baik,” jelasnya.

Pengembangan sektor pertanian dan perikanan juga dapat menjadi ruang tumbuh bagi kewirausahaan generasi muda di Mahulu. Menurutnya, pemuda daerah perlu didorong untuk melihat berbagai peluang usaha yang tersedia melalui pemanfaatan sumber daya alam lokal, sehingga tidak semata-mata berorientasi menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Kita ingin membuka wawasan generasi muda bahwa peluang untuk berhasil tidak hanya melalui jalur ASN. Masih banyak sektor produktif yang dapat dikembangkan menjadi sumber penghasilan dan motor penggerak ekonomi masyarakat,” jelas Stephanus.

Ia menambahkan bahwa perpanjangan kerja sama dengan Universitas Hasanuddin sejalan dengan program prioritas Bupati Mahakam Ulu dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia, mendorong inovasi pembangunan, serta mengoptimalkan potensi daerah. (prokopim)

Editor : Sukri Sikki
#Angela Idang Belawan #mou #Pemkab Mahulu #Unhas Makassar