UJOH BILANG – Ketua Komisi II DPRD Mahakam Ulu (Mahulu), Gohen Merang Sapulete, mengapresiasi kunjungan Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, ke Kabupaten Mahulu sebagai bentuk keseriusan memperkuat kerja sama lintas provinsi dalam percepatan pembangunan infrastruktur jalan menuju wilayah perbatasan.
Menurut Gohen, kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara untuk bersama-sama memperbaiki ruas Jalan Sungai Long Boh. Ruas yang menjadi tanggung jawab Kalimantan Timur dimulai dari Kilometer 0 hingga Kilometer 122, sedangkan sisanya akan dilanjutkan Pemerintah Kalimantan Utara menuju kawasan Apokayan, Kabupaten Malinau.
"Ini merupakan bentuk keseriusan kedua provinsi. Kami dari DPRD Mahakam Ulu menyambut baik kerja sama ini dan berharap bukan menjadi akhir, melainkan awal hubungan yang semakin erat antara Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, termasuk antara Kabupaten Mahakam Ulu dan Kabupaten Malinau," ujar Gohen, Rabu (1/7).
Ia menilai hubungan kedua daerah selama ini telah terjalin erat melalui aktivitas ekonomi maupun mobilitas masyarakat. Banyak warga Mahakam Ulu yang menjalankan usaha di Malinau, begitu pula sebaliknya, sehingga konektivitas jalan menjadi kebutuhan penting bagi kedua wilayah.
Baca Juga: Bupati dan Ketua DPRD Mahulu Apresiasi Kinerja Polres pada Hari Bhayangkara Ke-80
Karena itu, DPRD Mahulu menyampaikan apresiasi kepada Ingkong Ala yang telah berkunjung langsung ke Mahulu. Gohen menegaskan pihaknya siap membangun sinergi dengan DPRD Kabupaten Malinau maupun DPRD Provinsi Kalimantan Utara guna bersama-sama memperjuangkan pembangunan infrastruktur penghubung tersebut.
Gohen mengungkapkan dirinya turut mendampingi Ingkong Ala sejak keberangkatan dari Samarinda hingga Mahulu. Sebelum kunjungan itu, Wakil Gubernur Kaltara juga bertemu dengan Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud, sebagai bagian dari tindak lanjut upaya yang telah diperjuangkan sejak 2025 untuk memperoleh dukungan anggaran pembangunan jalan.
Menurutnya, pembangunan ruas Jalan Long Boh akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Apabila ruas dari Long Bagun hingga Kilometer 122 selesai dibangun dan tersambung dengan jalan yang dikerjakan Pemerintah Kalimantan Utara menuju Malinau, akses masyarakat yang selama ini terkendala akan semakin terbuka.
"Selama ini masyarakat merasakan dampak tingginya harga barang akibat sulitnya akses transportasi. Begitu juga masyarakat Mahakam Ulu yang biasa berusaha ke Malinau, kini mengalami kesulitan karena kondisi jalan rusak dan tidak bisa dilalui kendaraan yang mereka gunakan," jelasnya.
Ia optimistis perbaikan jalan akan menghidupkan kembali aktivitas ekonomi di Mahakam Ulu maupun Malinau. Distribusi barang diperkirakan menjadi lebih lancar, mobilitas masyarakat meningkat, dan peluang usaha baru semakin terbuka.
"DPRD berharap UMKM di Mahakam Ulu dapat berkembang lebih pesat. Begitu juga dengan Kalimantan Utara, sehingga tercipta hubungan yang saling menguntungkan dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kedua daerah," katanya.
Selain mendukung aktivitas ekonomi masyarakat setempat, Gohen menilai jalan tersebut juga akan menjadi jalur strategis yang memperkuat konektivitas antardaerah. Akses menuju Mahakam Ulu maupun Malinau akan semakin mudah sehingga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan perbatasan.
Editor : Muhammad Ridhuan