KALTIMPOST.ID, UJOH BILANG – Bupati Mahakam Ulu Angela Idang Belawan menegaskan komitmennya untuk tetap mengalokasikan anggaran bagi program Rukun Tetangga (RT) dan Dasawisma.
Meski pemerintah daerah tengah menghadapi keterbatasan fiskal akibat defisit anggaran dan pemotongan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Hal tersebut disampaikan Angela kepada awak media usai menghadiri Launching Program Rukun Tetangga (RT) dan Dasawisma Kecamatan Laham dan Long Hubung di Balai Adat Long Hubung, Jumat (3/7).
Angela mengakui kondisi keuangan daerah saat ini sedang mengalami tekanan yang cukup berat. Namun demikian, Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu tetap berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk memberikan dukungan anggaran bagi program RT dan Dasawisma.
"Defisit anggaran kita luar biasa. Dengan keterbatasan anggaran yang kita punya dan adanya pemotongan APBD yang cukup besar, kita tetap mengusahakan anggaran untuk program ini," ujarnya.
Menurut Angela, dukungan terhadap RT dan Dasawisma merupakan bagian dari komitmen yang telah ia sampaikan kepada masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah tetap berupaya merealisasikan program tersebut meski berada di tengah keterbatasan anggaran.
"Ini adalah janji saya kepada masyarakat. Saya merasa tanggung jawab saya bukan hanya sekadar janji, tetapi memastikan Dasawisma dan RT harus bisa berkembang," katanya.
Angela meyakini penguatan kelembagaan RT dan Dasawisma akan menjadi salah satu pendorong kemajuan pembangunan di tingkat kampung. Jika kedua unsur tersebut berkembang dengan baik, maka dampaknya akan dirasakan hingga tingkat kabupaten.
Baca Juga: Disnaker Siapkan Reskilling Pekerja Tambang yang Terkena PHK, Dorong Kuasai Keahlian Baru
"Kalau Dasawisma dan RT berkembang, saya yakin kampung juga akan berkembang. Dampak baiknya tentu akan dirasakan oleh Kabupaten Mahakam Ulu," tuturnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu akan terus berupaya mengakomodasi kebutuhan masyarakat sesuai kemampuan keuangan daerah. "Apapun yang dibutuhkan oleh masyarakat, kita mencoba sebaik mungkin untuk mengakomodir," pungkas Angela. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo