KALTIMPOST.ID, UJOH BILANG – Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Angela Idang Belawan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergotong royong mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini. Salah satu kebutuhan mendesak yang disampaikan adalah penyediaan lahan hibah bagi pembangunan TK Pembina yang nantinya akan menjadi TK Negeri dengan fasilitas yang lebih representatif.
Hal itu disampaikan Angela usai melakukan monitoring dan evaluasi ke TK Merpati dan TK Pembina, Rabu (22/7). Menurut Angela, hasil peninjauan menunjukkan kondisi sarana dan prasarana kedua sekolah, khususnya TK Pembina, masih memerlukan perhatian serius agar anak-anak dapat belajar di lingkungan yang lebih aman dan nyaman.
"Puji Tuhan, alhamdulillah hari ini saya bisa melakukan monitoring dan evaluasi di TK Merpati dan TK Pembina yang kita miliki. Memang situasinya membutuhkan banyak sekali dukungan dari kita semua, tidak hanya dari Pemerintah Kabupaten, tetapi juga dari seluruh masyarakat," ujarnya.
Baca Juga: Rita Asmara Dewi Resmi Nakhodai DPC PKB Kutai Barat, Usung Semangat Baru Bangun Kubar
Sebagai Bunda PAUD Kabupaten Mahulu, Angela mengaku prihatin melihat keterbatasan fasilitas yang dimiliki TK Pembina saat ini. Menurutnya, sekolah tersebut sudah membutuhkan lokasi baru agar dapat dibangun dengan sarana dan prasarana pendidikan yang lebih memadai.
"TK Pembina membutuhkan lahan baru untuk dibangun sehingga nantinya memiliki sarana, prasarana, dan fasilitas pendidikan yang lebih baik. Anak-anak kita berhak mendapatkan tempat belajar yang layak sejak usia dini," katanya.
Angela berharap masyarakat yang memiliki lahan dan bersedia menghibahkannya dapat berpartisipasi dalam upaya tersebut. Ia juga meminta dukungan media, perangkat daerah, dan seluruh pihak untuk membantu mencarikan lokasi yang sesuai.
"Saya berharap masyarakat, teman-teman media, maupun jajaran Pemkab bisa membantu saya mencarikan tanah yang bisa dihibahkan untuk mendirikan atau membangun TK Pembina. Harapan saya, TK ini bisa berkembang dan jauh lebih baik dari kondisi sekarang," ucapnya.
Baca Juga: APBD 2027 Diprediksi Tak Jauh Berbeda, Wali Kota Andi Harun Minta OPD Fokus Selesaikan Masalah
Ia menegaskan, apabila lahan hibah telah tersedia, pemerintah akan segera menindaklanjuti pembangunan sekolah tersebut.
"Kalau lahannya sudah ada, kita akan secepatnya membangun. Paling tidak tahun depan sudah mulai terbangun sebagai TK Negeri, sehingga anak-anak Mahulu bisa menikmati fasilitas pendidikan yang lebih baik," tegas Angela.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Mahulu, Samson Barang, memastikan pemerintah daerah telah menyiapkan dukungan anggaran untuk pembangunan sekolah. Menurutnya, kendala utama saat ini bukan pada pembiayaan, melainkan ketersediaan lahan yang memenuhi persyaratan.
"Kalau anggaran ada saja. Yang menjadi persoalan sekarang adalah lokasinya. Kalau lahannya sudah tersedia dan dokumennya lengkap, seperti memiliki surat-surat yang jelas, SKPT, serta tidak dalam kondisi bersengketa, tentu pembangunan bisa segera dilaksanakan," kata Samson.
Baca Juga: Sawit Tak Cukup Dipanen, Hilirisasi Jadi Jalan Dongkrak Nilai Ekonomi
Ia menjelaskan, lokasi pembangunan tidak harus berada di dataran tinggi. Menurutnya, desain bangunan dapat disesuaikan dengan kondisi lahan yang tersedia.
"Kalau daerahnya rendah, bangunannya bisa disesuaikan. Kalau di tempat yang tinggi juga bisa dibangun dengan konstruksi yang tepat. Yang penting lahannya jelas dan aman untuk pembangunan," ujarnya.
Samson berharap proses pencarian lahan hibah dapat segera terealisasi agar pembangunan TK Negeri baru dapat dimulai pada tahun anggaran mendatang.
"Kalau lahannya segera didapat, mudah-mudahan tahun depan sudah bisa mulai dibangun," pungkasnya. (*)
Editor : Sukri Sikki