Pemkab Mahulu Siapkan Guru Inklusi, TK Pembina Bakal Dilengkapi Fasilitas Ramah Disabilitas

Jody Kristianto • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 17:07 WIB
KEBERSAMAAN: Bupati Mahulu Angela Idang Belawan dan jajaran Pemkab Mahulu abadikan momen bersama siswa PAUD pada peringatan HAN di Balai Adat Ujoh Bilang, Kamis (23/7). JODY KRISTIANTO/KP
KEBERSAMAAN: Bupati Mahulu Angela Idang Belawan dan jajaran Pemkab Mahulu abadikan momen bersama siswa PAUD pada peringatan HAN di Balai Adat Ujoh Bilang, Kamis (23/7). JODY KRISTIANTO/KP

KALTIMPOST.ID, UJOH BILANG – Pemkab Mahakam Ulu (Mahulu) mulai mempersiapkan penguatan pendidikan inklusif dengan meningkatkan kapasitas tenaga pendidik serta menyiapkan fasilitas yang ramah bagi anak penyandang disabilitas dan anak berkebutuhan khusus.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Mahulu Angela Idang Belawan usai menghadiri peringatan Hari Anak Nasional (HAN) di Balai Adat Ujoh Bilang, Kamis (23/7).

Angela mengatakan, pemerintah daerah saat ini berfokus menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki kompetensi dalam pendidikan inklusi.

Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah memberikan pelatihan kepada guru-guru agar mampu mendampingi anak berkebutuhan khusus sesuai kebutuhan mereka.

Baca Juga: Bupati Mahulu Buka Lomba PAUD Long Bagun, Tekankan Keberanian Anak Lebih Penting dari Sekadar Menang

"Bagi disabilitas ataupun anak berkebutuhan khusus, saat ini kami mencoba memberikan SDM yang mumpuni. Kami akan memberikan pelatihan kepada tenaga pendidik dan guru-guru agar memiliki kompetensi dalam pendidikan inklusi," ujarnya.

Menurut Angela, peningkatan kapasitas guru menjadi bagian penting dalam rencana pengembangan TK Pembina Mahulu. Tidak hanya membangun gedung yang representatif, pemerintah juga ingin memastikan seluruh fasilitas yang tersedia dapat diakses dan digunakan dengan nyaman oleh anak-anak penyandang disabilitas.

"Jadi nanti pada saat TK ini terbangun, kita akan mempersiapkan segala fasilitasnya sesuai dengan kebutuhan anak-anak disabilitas," katanya.

Ia menegaskan, pendidikan inklusif bukan sekadar menyediakan sarana fisik, tetapi juga memastikan tenaga pendidik memiliki kemampuan untuk memberikan layanan pembelajaran yang setara bagi seluruh peserta didik.

Baca Juga: Hari Anak Nasional 2026, Bupati Mahulu Ajak Wujudkan Lingkungan Ramah Anak dan Perkuat Komitmen Pendidikan Usia Dini

Karena itu, Angela berharap semakin banyak guru di Mahakam Ulu yang tertarik untuk mendalami pendidikan inklusi melalui pelatihan maupun pendidikan lanjutan. "Harapan saya, semoga ada guru-guru yang berminat untuk mengambil lagi pendidikan inklusi," tuturnya.

Menurut Angela, kehadiran guru yang kompeten di bidang pendidikan inklusif akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan layanan pendidikan yang ramah, setara, dan berkualitas bagi seluruh anak di Mahakam Ulu, tanpa terkecuali. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
pendidikan inklusif Mahulu guru inklusi Mahulu fasilitas ramah disabilitas anak berkebutuhan khusus Pemkab Mahulu