Bupati Mahulu Komit Dukung Pengembangan Sekolah Katolik, Yayasan Siapkan Gedung Baru SD Santa Miriam

Jody Kristianto • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 17:23 WIB
jaj
SEKOLAH BARU: Bupati Mahulu Angela Idang Belawan meresmikan SD Katolik Santa Miriam Ujoh Bilang, Kamis (23/7)

UJOH BILANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan pendidikan berbasis keagamaan, khususnya sekolah-sekolah Katolik. Dukungan tersebut disampaikan Bupati Mahulu Angela Idang Belawan usai meresmikan SD Katolik Santa Miriam Ujoh Bilang, Kamis (23/7).

Angela mengatakan, kehadiran SD Katolik Santa Miriam sebagai sekolah dasar Katolik pertama di Mahulu menjadi langkah awal memperluas pilihan pendidikan bagi masyarakat. Menurutnya, pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan melalui regulasi yang memungkinkan sekolah tersebut berkembang.

"Pertama-tama saya mengucapkan selamat atas diresmikannya SD Katolik Santa Miriam. Dukungan Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu terhadap dunia pendidikan tentu akan terus kita berikan. Kita akan mencari regulasi yang tepat agar dapat membantu para suster membangun sekolah yang lebih baik dan lebih nyaman bagi anak-anak," ujar Angela.

Ia mengungkapkan, usai peresmian dirinya langsung berdiskusi dengan Sekretaris Daerah Mahulu untuk membahas kemungkinan regulasi yang dapat menjadi dasar pemerintah memberikan dukungan terhadap pembangunan fasilitas sekolah.

"Tadi saya sudah sempat berbicara dengan Pak Sekda. Kita akan mencari bagaimana regulasinya sehingga pemerintah bisa membantu para suster dalam pembangunan gedung sekolah," katanya.

Angela menegaskan, pengembangan pendidikan Katolik di Mahulu tidak akan berhenti pada jenjang sekolah dasar. Pemerintah daerah juga mendorong agar tersedia pendidikan berkelanjutan hingga tingkat menengah.

Menurutnya, rencana tersebut telah dibahas bersama pihak Gereja Katolik. Bahkan, Uskup telah melakukan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Mahulu untuk menyampaikan usulan pembangunan Sekolah Menengah Atas Katolik (SMAK).

"Ini akan berlanjut. Bapak Uskup juga sudah beraudiensi dengan kami dan meminta dukungan untuk pembangunan SMA Katolik atau SMAK. Sekarang itu menjadi pekerjaan rumah kami," ungkapnya.

Angela menilai kebutuhan sekolah Katolik di Mahulu cukup besar mengingat mayoritas masyarakat di daerah tersebut beragama Katolik. Karena itu, pemerintah akan terus mendorong pembangunan sekolah Katolik mulai dari SD, SMP hingga SMA.

"Memang benar mayoritas masyarakat Mahakam Ulu adalah Katolik. Karena itu kita akan terus mendorong dan mendukung pembangunan SD, SMP, maupun SMA Katolik. Pendidikan ini bukan hanya memberikan pendidikan formal, tetapi juga pendidikan keagamaan yang menjadi bekal penting bagi anak-anak," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Budi Bakti Karya MASF, Suster Alberta, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Mahulu terhadap pengembangan pendidikan Katolik di daerah tersebut.

Ia mengungkapkan, saat ini kegiatan belajar mengajar SD Katolik Santa Miriam masih memanfaatkan gedung PAUD Santa Miriam. Karena itu, pembangunan gedung sekolah permanen menjadi kebutuhan paling mendesak.

"Untuk sementara kami masih menggunakan gedung PAUD. Dalam satu tahun ke depan kami harus mempersiapkan gedung sendiri sebagai tempat kegiatan belajar mengajar anak-anak," ujar Suster Alberta.

Menurutnya, kebutuhan ruang kelas akan semakin meningkat karena jumlah peserta didik dari PAUD Santa Miriam yang akan melanjutkan ke jenjang SD terus bertambah.

"Kami melihat jumlah anak di TK B cukup banyak. Tahun depan kemungkinan akan ada dua rombongan belajar yang masuk ke SD dari PAUD Santa Miriam. Jadi yang paling mendesak saat ini adalah ruang kelas atau gedung sekolah," jelasnya.

Selain pembangunan fisik, yayasan juga memprioritaskan pemenuhan sumber daya manusia, terutama tenaga pendidik yang berasal dari Mahakam Ulu.

"Kami berharap guru-guru yang direkrut nantinya berasal dari Mahakam Ulu. Putra-putri daerah tentu lebih memahami kondisi masyarakat dan kami yakin mereka akan lebih termotivasi membangun pendidikan bagi anak-anak di daerahnya sendiri," katanya. 

Suster Alberta menambahkan, yayasan sebenarnya telah memiliki lahan untuk pembangunan sekolah permanen. Lokasinya berada di kawasan dekat perkantoran Pemerintah Kabupaten Mahulu dan saat ini sedang dalam tahap persiapan.

"Tanahnya sudah tersedia di dekat kawasan perkantoran. Sekarang sedang dalam proses pematangan lahan," ungkapnya.

Ia berharap pembangunan gedung SD Katolik Santa Miriam dapat dimulai secepatnya dengan dukungan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Mahulu.

"Mudah-mudahan tahun depan sudah bisa mulai dibangun dengan izin Tuhan dan tentunya dukungan dari Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu," pungkasnya. (*)

Editor : Ismet Rifani
SD Katolik Santa Miriam resmikan sekolah Suster Alberta Yayasan Budi Bakti Karya MASF Bupati Mahulu Angela Idang Belawan