KALTIMPOST.ID, UJOH BILANG – Ketua DPRD Mahakam Ulu (Mahulu) Devung Paran menyampaikan ucapan selamat HUT ke-102 Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) yang diperingati di Gereja Santo Petrus Ujoh Bilang, Jumat (31/7).
Menurut Devung, usia lebih dari satu abad merupakan perjalanan panjang yang mencerminkan dedikasi dan pengabdian WKRI bagi gereja, bangsa, dan masyarakat. Bahkan, kata dia, usia organisasi tersebut lebih tua dibandingkan usia kemerdekaan Indonesia.
Baca Juga: Ketua DPRD Mahulu: Di Kondisi Fiskal Terbatas, Pertanian Lebih Realistis Dongkrak Ekonomi
“Ini adalah perjalanan yang sangat panjang dan luar biasa. Usia WKRI bahkan lebih tua daripada umur Indonesia,” ujar Devung.
Ia menilai, selama lebih dari seratus tahun, WKRI telah menunjukkan peran nyata melalui pelayanan dan karya-karya sosial yang memberikan manfaat bagi umat dan masyarakat luas. Karena itu, momentum peringatan HUT ke-102 diharapkan semakin mempererat persaudaraan di kalangan umat Katolik, khususnya kaum perempuan.
“Kita berharap di usia yang ke-102 tahun ini semakin tumbuh semangat persaudaraan di antara umat Katolik, terkhusus wanita Katolik, serta semakin banyak karya nyata dan pengorbanan yang diberikan untuk mendukung peningkatan kesejahteraan bersama,” katanya.
Terkait anggapan bahwa jumlah anggota WKRI di Mahulu masih terbatas, Devung menegaskan bahwa organisasi tersebut sebenarnya tersebar di berbagai kampung dan stasi yang ada di seluruh wilayah Mahulu.
Baca Juga: Wabup Mahulu Ajak WKRI Perkuat Peran Perempuan dan Perlindungan Anak
Ia menjelaskan, kondisi geografis Mahulu yang luas dan akses antarkampung yang cukup menantang membuat tidak semua anggota dapat hadir dalam perayaan terpusat di Ujoh Bilang. Namun, menurutnya, peringatan HUT WKRI juga dilaksanakan secara sederhana di masing-masing wilayah.
Lebih lanjut, Devung menegaskan komitmen DPRD Mahulu untuk mendukung berbagai kegiatan keagamaan, termasuk program-program yang dijalankan WKRI.
Menurutnya, DPRD memiliki fungsi penganggaran, regulasi, dan pengawasan yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung aspirasi masyarakat, termasuk organisasi keagamaan.
“Kami dari DPRD sangat mendukung setiap kegiatan keagamaan, khususnya kegiatan Wanita Katolik Republik Indonesia. Kami siap menerima aspirasi dari wanita Katolik di Mahakam Ulu, terutama yang berkaitan dengan program yang perlu diusulkan melalui APBD, sesuai tugas dan fungsi DPRD,” tegasnya. (*)
Editor : Duito Susanto