KALTIMPOST.ID, UJOH BILANG – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Kecamatan Long Apari, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), menjadi perhatian kepolisian. Selain memastikan keamanan di tengah antrean BBM, Polres Mahulu juga mengantisipasi dampak kelangkaan sembako yang mulai dirasakan masyarakat akibat kondisi Sungai Mahakam yang surut.
Wakapolres Mahulu Kompol Djoko Purwanto mengatakan, pengamanan distribusi dan pembagian BBM di wilayah Long Apari tetap menjadi tanggung jawab personel kepolisian untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Baca Juga: Dua Hari Nihil Titik Api, Polres Mahulu Perkuat Antisipasi Karhutla di Musim Kemarau
“Kalau itu kan masalah BBM, ya. Untuk pengamanannya tetap dari anggota Polri. Untuk pembagiannya dari SPBU,” ujar Djoko.
Dia menyebut, sejauh ini situasi kamtibmas di tengah persoalan BBM masih dapat dikendalikan. Polisi terus melakukan pengamanan untuk mencegah terjadinya gangguan selama proses pembagian BBM, termasuk saat terjadi antrean masyarakat. “Alhamdulillah, masih bisa kita atasi,” katanya.
Menurut Djoko, persoalan yang dihadapi masyarakat Long Apari tidak hanya menyangkut ketersediaan BBM. Kondisi debit Sungai Mahakam yang menyusut juga berdampak terhadap distribusi bahan kebutuhan pokok. “Sembako juga agak kesulitan atau akhirnya harganya melonjak tinggi,” ungkapnya.
Baca Juga: Kapal Barang Hanya Mampu Capai Melak, Pertamina Sesuaikan Pengiriman hingga Wilayah Hulu
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena Long Apari merupakan salah satu wilayah paling hulu di Mahulu yang sangat bergantung pada jalur sungai untuk mendapatkan pasokan BBM maupun kebutuhan pokok dari wilayah hilir.
Djoko berharap persoalan distribusi tersebut dapat segera teratasi sehingga tidak semakin membebani masyarakat. “Mudah-mudahan ini semua cepat teratasi,” ujarnya.
Dalam menghadapi kondisi tersebut, Polres Mahulu terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, termasuk dalam upaya memperkuat pasokan kebutuhan pokok masyarakat. Salah satunya melalui rencana pembangunan gudang sembako serta pelaksanaan pasar murah di wilayah yang terdampak.
Baca Juga: Forum Ekraf Balikpapan Utara Audiensi dengan Camat, Bahas Sinergi Pentahelix
Djoko mengatakan, jajaran kepolisian juga ikut melakukan pengamanan dalam kegiatan pasar murah yang digelar pemerintah. “Kita juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, termasuk terkait rencana pembangunan gudang sembako dan pelaksanaan pasar murah,” katanya.
Dia menyebut, distribusi untuk pelaksanaan pasar murah ke Long Apari telah diberangkatkan. Bahkan, dirinya turut hadir saat pelepasan bantuan tersebut. “Untuk penanganan BBM sama. Kita melakukan pengamanan terus dan melekat pada kegiatan pasar-pasar murah,” jelasnya.
Pengamanan juga dilakukan di SPBU ketika pembagian BBM berlangsung. “Untuk pembagian BBM di SPBU juga tetap kita lakukan pengamanan,” tegas Djoko.
Polres Mahulu memastikan pengamanan akan terus dilakukan selama kondisi distribusi BBM dan sembako belum kembali normal. Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga situasi tetap kondusif sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan akses terhadap kebutuhan dasar tanpa menimbulkan gangguan kamtibmas. (*)
Editor : Dwi Restu A