Wabup Mahulu Minta ASN Tetap Aktif di Tengah Kabut Asap, OPD Diminta Bantu BPBD

Jody Kristianto • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 20:53 WIB
Wakil Bupati Mahulu Suhuk (pegang mic) memberikan arahan kepada OPD terkait tindak lanjut penyaluran bantuan tahap II di Cafetaria Kantor Bupati, Rabu (2/9). (JODY KRISTIANTO/KP)
Wakil Bupati Mahulu Suhuk (pegang mic) memberikan arahan kepada OPD terkait tindak lanjut penyaluran bantuan tahap II di Cafetaria Kantor Bupati, Rabu (2/9). (JODY KRISTIANTO/KP)

UJOH BILANG – Kabut asap masih menyelimuti sejumlah wilayah Mahakam Ulu (Mahulu). Di tengah kondisi tersebut, keterbatasan personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menjadi perhatian Pemkab Mahulu karena harus menangani potensi kebakaran sekaligus berbagai kebutuhan di lapangan.

Wakil Bupati Mahulu Suhuk meminta aparatur sipil negara (ASN), terutama pegawai yang bertugas pada sektor pelayanan publik, tetap aktif menjalankan tugas. Dukungan personel dari organisasi perangkat daerah (OPD) lain dinilai diperlukan untuk mengisi keterbatasan petugas di lapangan.

“Harapan kita untuk PNS kita tetap aktif. Kenapa saya minta aktif? Karena mengingat pegawai kita di Mahulu ini, khusus BPBD dan sekolah, personelnya sedikit,” ujar Suhuk usai rapat koordinasi di Kantor Bupati Mahulu, Rabu (2/9).

Dalam rapat tersebut, Suhuk menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) membantu kebutuhan personel BPBD. OPD lain yang aktivitasnya tidak terlalu padat juga diminta memperbantukan pegawainya untuk mendukung penanganan di lapangan.

“Tadi makanya diinstruksikan waktu rapat, diminta bantuan dari Dinas Lingkungan Hidup untuk membantu. Bahkan dari OPD lain nanti yang mungkin tidak ada aktivitas, kita minta diperbantukan supaya bisa memenuhi personel yang ada di lapangan,” katanya.

Baca Juga: Akses ke Hulu Mahulu Makin Terbuka, Distribusi Bantuan Pangan Tahap II Diupayakan Lewat Jalur Darat

Keterbatasan personel semakin terasa ketika BPBD harus menangani lebih dari satu kejadian dalam waktu bersamaan. Suhuk mencontohkan saat pemerintah daerah melakukan pengantaran bantuan ke Tiong Ohang, kebakaran justru terjadi di wilayah ibu kota kabupaten, Long Bagun.

“Kemarin waktu kita pengantaran ke Tiong Ohang terjadi kebakaran di ibu kota kita, khususnya di Long Bagun. Akhirnya personel mereka terpecah-pecah,” ungkapnya.

Akibatnya, penanganan di lapangan tidak dapat berjalan maksimal. Namun, kondisi tersebut terbantu dengan dukungan personel dari Pemadam dan sejumlah OPD, termasuk DLH.

“Yang harusnya bisa maksimal bekerja karena personel sedikit, akhirnya kurang maksimal. Tapi bersyukur mereka sudah dibantu,” ujarnya.

Di tengah kabut asap yang masih cukup pekat, Pemkab Mahulu juga meminta masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah. Bagi warga yang tetap harus beraktivitas di luar ruangan, penggunaan masker dianjurkan untuk mengurangi paparan asap.

“Himbauan kita untuk masyarakat Kabupaten Mahakam Ulu, kalau bisa kurangi aktivitas di luar karena mengingat kabut asap kita masih lumayan pekat, terus menggunakan masker,” tuturnya.

Pemkab juga telah menginstruksikan Dinas Kesehatan untuk membagikan masker kepada masyarakat. Suhuk mengapresiasi Karang Taruna yang sebelumnya turut membantu distribusi masker.

“Kita juga instruksikan tadi untuk Dinas Kesehatan untuk membagi masker. Bersyukur dari Karang Taruna sudah membagi masker kemarin. Terima kasih Karang Taruna sudah membantu,” katanya.

Selain meminta masyarakat melindungi diri dari paparan asap, Suhuk mengingatkan warga yang melakukan aktivitas perladangan dan pembakaran lahan agar memastikan api tetap terkendali.

“Bagi masyarakat kita yang berladang, tolong dijaga apinya pada saat pembakaran. Pastikan bahwa api tetap terkendali,” tegasnya.

Peringatan tersebut dinilai penting mengingat kondisi kabut asap masih terjadi. Pengendalian api sejak awal diharapkan dapat mencegah pembakaran lahan berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas dan menambah buruk kondisi udara di Mahulu.

Editor : Muhammad Ridhuan
Kabut asap Mahulu Karhutla Mahulu Suhuk Wakil Bupati Mahulu Kabut asap Kalimantan Timur BPBD Mahakam Ulu