KALTIMPOST.ID, UJOH BILANG - Sebanyak 30 kursi kepala sekolah di Mahakam Ulu yang masih kosong kini tengah diperebutkan para pendidik. Tercatat ada 57 guru yang ambil bagian dalam Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) untuk mengisi kekosongan pimpinan satuan pendidikan tersebut.
Ujian penyaringan calon nakhoda sekolah itu digelar langsung di SMPN 1 Long Bagun pada Selasa (8/9). Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Mahulu Samson Batang memantau langsung jalannya tes yang dibagi ke dalam dua sesi.
Baca Juga: Soroti Kualitas Pendidikan Tapal Batas Mahulu, Bupati Angela Desak Pusat Dengar Kendala Wilayah 3T
Pembagian waktu tes dilakukan guna memastikan seluruh peserta terakomodasi dengan baik di tengah keterbatasan sarana. Sesi awal berlangsung pukul 09.30 sampai 11.00 Wita, kemudian dilanjutkan sesi kedua pada pukul 11.00 hingga 12.30 Wita.
Samson menuturkan, jaringan internet yang naik-turun sempat menjadi tantangan tersendiri bagi panitia dan peserta selama proses seleksi berlangsung. Kendati demikian, tahapan asesmen tetap diupayakan berjalan maksimal hingga tuntas.
Menariknya, Disdikbud Mahulu sempat bersurat ke pemerintah pusat untuk meminta pelonggaran kriteria pendaftaran. Langkah ini diambil lantaran minimnya tenaga pengajar di daerah perbatasan tersebut yang memenuhi batas kepangkatan awal, yakni golongan III/c.
Baca Juga: Harga Beras dan Cabai Naik Hari Ini, Cabai Rawit Merah Tembus Rp91.300 per Kg
Kementerian menyetujui penyesuaian aturan tersebut demi mencukupi kebutuhan kepala sekolah di Mahulu. Berkat kebijakan khusus itu, guru berstatus golongan III/b kini bisa bersaing memperebutkan posisi kepala sekolah.
Pintu seleksi juga dibuka bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang telah mengabdi setidaknya selama delapan tahun. Berdasarkan data Disdikbud, komposisi peserta didominasi oleh 24 guru dari golongan III/b.
Sisanya terdiri atas sembilan orang golongan III/c, empat orang golongan III/d, serta sejumlah tenaga pendidik PPPK dengan masa bakti yang telah memenuhi syarat.
Baca Juga: Pengumuman! Bandara Soetta Kembali Dibuka usai Erupsi Anak Krakatau, 174 Penerbangan Sudah Dilayani
Samson menegaskan, penjaringan ini sangat penting untuk melahirkan sosok pemimpin sekolah yang cakap, berdedikasi, dan paham dinamika pendidikan di Mahulu. Pihaknya berharap 30 formasi yang lowong dapat segera terisi oleh figur-figur terbaik yang lolos uji kompetensi. (*)
Editor : Dwi Restu A