KALTIMPOST.ID, LONG PAHANGAI – Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Angela Idang Belawan memonitor kondisi sarana dan prasarana pendidikan di SMP 1 Long Apari dalam kunjungan kerjanya di Kecamatan Long Apari, Rabu (7/10).
Dalam kunjungan tersebut, kondisi sejumlah sarana pendukung pembelajaran menjadi perhatian, termasuk meja dan kursi siswa yang sebagian sudah mengalami kerusakan. Pemerintah daerah akan terlebih dahulu memastikan kebutuhan riil sekolah sebelum menentukan pengadaan sarana-prasarana tambahan.
Baca Juga: Bupati Angela Ajak Orangtua Bangun Bonding Anak Lewat Dongeng, Kurangi Ketergantungan Gadget
Angela mengatakan, salah satu tantangan dalam pemenuhan sarana-prasarana pendidikan di Long Apari adalah tingginya biaya angkutan barang menuju wilayah tersebut.
“Memang terkendala di daerah Long Apari, terkenal dengan ongkos atau biaya angkut yang luar biasa tinggi,” kata Angela usai kunjungan.
Baca Juga: Dana Dasawisma Mahulu Dimulai Rp100 Juta, Bupati Angela: SDM Harus Disiapkan Lebih Dulu
Karena kondisi tersebut, ia meminta pihak sekolah menyiapkan data sarana-prasarana secara akurat dan terperinci. Pendataan diperlukan agar pengadaan barang dapat dilakukan sesuai kebutuhan dan tidak menimbulkan pemborosan anggaran.
Angela menegaskan, sarana yang masih dalam kondisi baik dan layak digunakan tidak perlu langsung diganti. Pemerintah akan memprioritaskan penambahan terhadap fasilitas yang memang sudah kurang, rusak dan tidak dapat digunakan, atau belum tersedia di sekolah.
“Saya minta juga data yang akurat dan tepat dari sekolah tersebut, sehingga barang yang masih bisa dan layak dipergunakan tetap dipergunakan. Jadi, kita hanya memberikan penambahan untuk barang-barang yang kekurangan ataupun yang belum ada,” ujarnya.
Baca Juga: Bupati Angela Minta Dasawisma Jadi Garda Depan Hadapi Kemarau
Menurut Angela, pendekatan tersebut penting diterapkan mengingat setiap pengadaan barang untuk wilayah Long Apari memiliki konsekuensi biaya distribusi yang relatif besar.
Karena itu, kebutuhan sekolah harus dipetakan dengan tepat agar anggaran yang tersedia dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan yang paling mendesak.
Ia berharap pihak sekolah dapat segera melengkapi data sarana-prasarana, mulai dari kondisi meja dan kursi, fasilitas pembelajaran, hingga kebutuhan lain yang belum tersedia.
Data tersebut nantinya menjadi dasar pemerintah daerah dalam menyusun prioritas pemenuhan sarana-prasarana pendidikan di SMP 1 Long Apari.
Kunjungan Angela ke sekolah tersebut sekaligus menjadi bagian dari monitoring langsung pemerintah daerah terhadap kondisi layanan pendidikan di wilayah hulu Mahulu. Pemerintah ingin memastikan dukungan sarana-prasarana diberikan berdasarkan kondisi nyata di lapangan dan kebutuhan masing-masing sekolah. (*)
Editor : Sukri Sikki