Bupati Mahulu Dorong Pengenalan Koding Sejak PAUD, Tak Harus Pakai Perangkat Digital

Jody Kristianto • Dipublikasikan Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:42 WIB
Bupati Mahulu Angela Idang Belawan memberikan sambutan pada pembukaan Pelatihan Pembelajaran Mendalam dan Pembelajaran Koding PAUD se-Kabupaten Mahakam Ulu di BPU Ujoh Bilang, Selasa (13/10/2026). JODY KRISTIANTO/KP
Bupati Mahulu Angela Idang Belawan memberikan sambutan pada pembukaan Pelatihan Pembelajaran Mendalam dan Pembelajaran Koding PAUD se-Kabupaten Mahakam Ulu di BPU Ujoh Bilang, Selasa (13/10/2026). (JODY KRISTIANTO/KP)

UJOH BILANG – Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Angela Idang Belawan mendorong penguatan kualitas pembelajaran anak usia dini melalui pengenalan pembelajaran mendalam dan koding di satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Pengenalan koding, menurutnya, dapat dilakukan melalui permainan sederhana tanpa harus menggunakan perangkat digital.

Hal itu disampaikan Angela saat membuka Pelatihan Pembelajaran Mendalam dan Pembelajaran Koding PAUD se-Kabupaten Mahakam Ulu di BPU Ujoh Bilang, Selasa (13/10/2026). Angela menegaskan, peningkatan kualitas sumber daya manusia di Mahulu perlu dimulai sejak usia dini. Pada tahap tersebut, anak-anak membangun kemampuan dasar untuk belajar, berinteraksi, serta memahami lingkungan di sekitarnya.

Karena itu, peningkatan mutu pendidikan PAUD harus berjalan seiring dengan penguatan kompetensi kepala sekolah dan tenaga pendidik. Menurut Angela, pengenalan koding pada anak usia dini perlu disesuaikan dengan tahap perkembangan mereka. Guru dapat mengenalkan konsep berpikir komputasional melalui permainan mengenali pola, mengurutkan benda, hingga mengikuti instruksi sederhana.

Baca Juga: Bupati Mahulu Tekankan Kompetensi Guru PAUD, Pelatihan Harus Berdampak hingga Kampung

Aktivitas tersebut membantu anak mengembangkan kemampuan berpikir logis dan memecahkan masalah secara bertahap. “Pelaksanaannya dapat menggunakan bahan sederhana tanpa perangkat digital, sehingga tetap memberi ruang bagi interaksi dan kegiatan bermain,” demikian penekanan dalam sambutan Bupati.

Pendekatan tersebut menempatkan proses belajar sebagai pengalaman yang dekat dengan keseharian anak, bukan sekadar aktivitas menggunakan teknologi. Angela juga menjelaskan bahwa pembelajaran mendalam di jenjang PAUD harus melibatkan anak secara aktif. Anak perlu diberi kesempatan untuk bertanya, mencoba, dan mengungkapkan gagasan melalui pengalaman yang bermakna dan menyenangkan.

Dalam penerapannya, guru diharapkan mampu memilih metode pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan masing-masing anak. Bupati yang juga menjabat sebagai Bunda PAUD Mahulu itu meminta para peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh serta aktif berbagi pengalaman. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan di satuan pendidikan masing-masing dan dibagikan kepada pendidik lainnya.

Dengan demikian, penguatan pembelajaran tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi dapat menjangkau anak-anak PAUD hingga ke kampung-kampung di Mahulu. (riz)

Editor : Muhammad Rizki
Angela Idang Belawan mahulu paud