Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Veda Ega Pratama Dapat Ancaman Serius di Moto3 Italia 2026, Brian Uriarte Mulai Dekati Takhta Rookie Terbaik

Dwi Puspitarini • Jumat, 29 Mei 2026 | 05:44 WIB
Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama (kanan), bersiap menghadapi persaingan ketat dengan Brian Uriarte menjelang Moto3 Italia 2026 di Sirkuit Mugello. (Dok. Honda Team Asia)
Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama (kanan), bersiap menghadapi persaingan ketat dengan Brian Uriarte menjelang Moto3 Italia 2026 di Sirkuit Mugello. (Dok. Honda Team Asia)

KALTIMPOST.ID, Moto3 - Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menghadapi tantangan berat jelang Moto3 Italia 2026 di Sirkuit Mugello pada 29-31 Mei. Posisi Veda sebagai pemuncak klasemen rookie Moto3 musim ini mulai mendapat tekanan setelah rival terdekatnya, Brian Uriarte, menunjukkan peningkatan performa signifikan dalam beberapa balapan terakhir.

Veda memang masih berada di posisi teratas klasemen rookie dengan koleksi 58 poin. Namun, keunggulan pembalap Honda Team Asia tersebut mulai terancam karena Uriarte kini hanya terpaut 16 angka. Situasi itu membuat persaingan rookie Moto3 2026 semakin panas menjelang balapan di Mugello yang dikenal sebagai salah satu trek paling menantang dalam kalender grand prix.

Pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu tampil cukup konsisten sepanjang enam seri awal musim ini. Veda sukses meraih satu podium saat finis ketiga pada GP Brasil dan rutin menembus posisi 10 besar dalam hampir seluruh balapan yang dijalani. Hanya GP Amerika yang gagal ia selesaikan akibat insiden di lintasan.

Performa stabil tersebut membuat nama Veda mulai diperhitungkan sebagai salah satu talenta muda Asia paling menjanjikan di ajang Moto3. Namun, tekanan mulai datang dari Brian Uriarte yang kini tampil semakin kompetitif bersama Red Bull KTM Ajo.

Baca Juga: Jadwal Moto3 Italia 2026: Veda Ega Pratama Percaya Diri di Sirkuit Favorit Mugello

Brian Uriarte Mulai Panas Bersama KTM Ajo

Brian Uriarte datang ke Moto3 Italia 2026 dengan modal besar setelah tampil impresif pada GP Catalunya. Pembalap asal Spanyol itu bahkan sempat memimpin jalannya balapan sebelum akhirnya finis di posisi keempat.

Hasil tersebut menjadi sinyal bahwa Uriarte mulai menemukan ritme terbaiknya pada musim debut di Moto3. Adaptasinya bersama KTM Ajo juga terlihat semakin matang dari seri ke seri.

Uriarte mengakui dirinya kini semakin percaya diri menghadapi persaingan di papan depan. Ia ingin membuktikan bahwa performa bagus di Catalunya bukan hanya keberuntungan semata.

“Minggu lalu kami menunjukkan bahwa kami bisa bersaing dengan para pembalap terdepan,” kata Brian Uriarte, dikutip dari JawaPos, Kamis (29/5).

“Jadi sekarang saatnya untuk membuktikan bahwa itu bukan hanya kejadian sekali saja,” lanjutnya.

Persaingan antara Veda dan Uriarte sebenarnya sudah berlangsung sejak keduanya tampil di Red Bull Rookies Cup 2025. Rivalitas itu kini berlanjut di Moto3 dan mulai menarik perhatian karena keduanya sama-sama menunjukkan perkembangan pesat pada musim ini.

Baca Juga: Marc Marquez Comeback di Mugello, Ducati Akhirnya Beri Kepastian

Nama Emilio Alzamora juga ikut menjadi sorotan dalam peningkatan performa Uriarte. Mantan manajer Marc Marquez tersebut dikenal sebagai salah satu sosok penting dalam perkembangan karier banyak pembalap muda Spanyol.

Sentuhan Alzamora dinilai mulai terlihat dalam gaya balap Uriarte yang agresif, tetapi tetap mampu menjaga konsistensi hingga akhir lomba. Hal itu tampak jelas pada GP Catalunya ketika Uriarte mampu bertarung bersama rombongan depan sepanjang balapan.

“Kami bekerja dengan baik, tim banyak membantu saya untuk mempermudah adaptasi, jadi kita lihat apa yang bisa kita raih di Italia,” ujar Uriarte.

“Kami belajar banyak dari semua situasi di Barcelona, jadi kami akan mencoba untuk membangunnya dan meningkatkan hasil terbaik kami saat ini yaitu posisi keempat,” imbuhnya.

Baca Juga: Veda Ega Pede di Moto3 Italia 2026, Mugello Pernah Jadi Saksi Kehebatannya

Mugello Jadi Ujian Berat bagi Veda Ega Pratama

Veda Ega Pratama dari Honda Team Asia. (Ist)
Veda Ega Pratama dari Honda Team Asia. (Ist)

Moto3 Italia 2026 diprediksi menjadi salah satu seri paling penting dalam perebutan status rookie terbaik musim ini. Sirkuit Mugello dikenal memiliki karakter cepat dengan lintasan flowing yang menuntut keberanian serta kemampuan memanfaatkan slipstream secara maksimal.

Kondisi tersebut membuat persaingan di kelas Moto3 sering berlangsung sangat rapat hingga lap terakhir. Kesalahan kecil bisa langsung berdampak besar terhadap hasil balapan.

Bagi Veda Ega Pratama, Mugello menjadi ujian penting untuk mempertahankan dominasinya di klasemen rookie. Pembalap berusia 17 tahun itu harus mampu menjaga konsistensi agar tidak kehilangan banyak poin dari Uriarte.

Jika Veda mampu kembali finis di posisi depan, peluangnya mempertahankan status rookie terbaik akan semakin besar. Sebaliknya, jika Uriarte kembali tampil impresif sementara Veda gagal maksimal, persaingan klasemen rookie bisa berubah drastis sebelum memasuki pertengahan musim.

Uriarte sendiri mengaku sangat antusias menghadapi balapan di Mugello. Ia menyebut sirkuit Italia tersebut sebagai salah satu trek terbaik dalam kalender Moto3 musim ini.

“Mugello adalah sirkuit yang spektakuler, jadi kami akan mencoba untuk menikmatinya sepenuhnya,” kata Uriarte.

“Dan kami juga ingin mendapatkan hasil yang baik untuk memulai rangkaian balapan dua pekan beruntun ini dengan cara terbaik pula,” lanjutnya.***

Editor : Dwi Puspitarini
#veda ega pratama #marc marquez #moto3