KALTIMPOST.ID, Moto3 - Hasil Free Practice 1 (FP1) Moto3 Italia 2026 menempatkan pembalap asal Malaysia, Hakim Danish, sebagai yang tercepat, sementara pembalap andalan Indonesia, Veda Ega Pratama, harus puas menyudahi sesi di posisi ke-23.
Memulai rangkaian balap di Sirkuit Mugello pada Jumat (29/05/2026), Veda Ega langsung dihadapkan dengan kondisi trek basah yang menantang. Pembalap muda berusia 17 tahun tersebut sebenarnya sempat bertahan lama di posisi 10 besar pada awal sesi. Namun, ketika para pembalap lain mulai mempertajam catatan waktu menjelang akhir latihan, posisi Veda melorot hingga ke urutan 23 dari total 26 pembalap yang berlaga.
Tantangan Trek Basah dan Dominasi Hakim Danish
Kondisi lintasan Sirkuit Mugello yang basah menjadi ujian berat bagi para pembalap, termasuk Veda Ega Pratama. Rider Indonesia ini membukukan waktu putaran terbaiknya di angka 1 menit 50,142 detik. Catatan tersebut selisih 2,664 detik dari Hakim Danish yang menjadi pembalap tercepat.
Hakim Danish, yang memperkuat tim AEON Credit - MT Helmets - MSI, tampil dominan dengan mencatatkan waktu 1 menit 47,478 detik. Meskipun Veda terlempar ke posisi bawah pada FP1, ia masih memiliki kesempatan besar untuk memperbaiki performa dan mempertajam catatan waktunya pada sesi Practice Moto3 Italia berikutnya yang dijadwalkan berlangsung pada hari yang sama pukul 18.15 hingga 18.50 WIB.
Baca Juga: Jadwal Moto3 Italia 2026: Veda Ega Pratama Percaya Diri di Sirkuit Favorit Mugello
Modal Positif dan Memori Kemenangan Veda Ega
Meskipun hasil FP1 kurang memuaskan, Veda Ega Pratama sebenarnya memiliki modal kompetitif yang kuat untuk menghadapi seri Italia ini. Pada balapan seri sebelumnya di Sirkuit Catalunya, Veda sukses menunjukkan aksi impresif dengan finis di posisi kedelapan meski harus memulai balapan dari urutan ke-20.
Selain itu, Sirkuit Mugello bukanlah tempat yang asing baginya. Tahun lalu, Veda memiliki rekam jejak yang sangat apik di sirkuit ini dengan menyapu bersih kemenangan dalam ajang Red Bull Rookies. Rekam jejak positif ini menjadi motivasi tambahan bagi pembalap Indonesia tersebut untuk kembali bersaing di barisan depan.
Optimisme ini disampaikan langsung oleh Veda Ega Pratama sebelum sesi latihan dimulai. "Saya tiba di Mugello dengan perasaan yang sangat positif setelah balapan terakhir," kata Veda Ega Pratama, dilansir dari Bola.com, Jumat (29/5).
"Selangkah demi selangkah kami terus meningkat setiap akhir pekan, dan di Catalunya kami sekali lagi menunjukkan bahwa bahkan memulai dari belakang pun kami dapat berjuang kembali dan tetap dekat dengan kelompok depan," tambahnya.***
Editor : Dwi Puspitarini