Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Honda Ungkap Faktor Veda Ega Pratama Gagal Raih Poin di Moto3 Hungaria: Ini Bukanlah yang Kami Harapkan

Dwi Puspitarini • Selasa, 9 Juni 2026 | 04:54 WIB
Veda Ega Pratama memetik pengalaman berharga dalam balapan Moto3 Hungaria 2026 yang penuh tantangan di Sirkuit Balaton Park. (Dok. Honda Team Asia)
Veda Ega Pratama memetik pengalaman berharga dalam balapan Moto3 Hungaria 2026 yang penuh tantangan di Sirkuit Balaton Park. (Dok. Honda Team Asia)

KALTIMPOST.ID, Moto3 - Veda Ega Pratama harus pulang tanpa tambahan poin setelah menjalani balapan Moto3 Hungaria di Sirkuit Balaton Park, Minggu (7/6/2026). Meski hasil akhirnya belum sesuai harapan, akhir pekan ini dinilai menjadi pengalaman penting bagi pembalap muda Indonesia tersebut.

Veda Ega Pratama sebenarnya menunjukkan potensi bersaing di barisan depan. Memulai balapan dari posisi kesembilan, ia sempat berada dalam kelompok pembalap yang berebut posisi lima besar pada lap-lap awal.

Namun perjalanan Veda Ega Pratama berubah setelah harus menjalani hukuman Long Lap Penalty. Hukuman tersebut membuatnya kehilangan banyak posisi dan kesulitan mengejar kelompok terdepan hingga akhirnya finis di urutan ke-16.

Long Lap Penalty Mengubah Jalannya Balapan

Balapan Moto3 Hungaria berlangsung tidak mudah bagi Veda. Saat sedang berusaha menjaga posisinya di kelompok depan, ia harus menjalani hukuman yang diterimanya usai sesi kualifikasi.

Setelah menjalani penalti, Veda kehilangan kontak dengan rombongan terdepan. Situasi itu membuatnya harus menghabiskan sebagian besar balapan untuk merebut kembali posisi yang hilang.

Meski sempat beberapa kali masuk zona poin, pembalap berusia 17 tahun itu tidak mampu mempertahankan kecepatannya hingga lap terakhir. Ia akhirnya menyelesaikan balapan di posisi ke-16, terpaut 33,461 detik dari pemenang balapan, Maximo Quiles.

Honda Nilai Veda Punya Potensi Lebih Baik

Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, menilai hasil akhir tersebut tidak mencerminkan potensi yang dimiliki Veda selama akhir pekan balapan.

Menurut Aoyama, hukuman Long Lap Penalty memberi dampak besar karena karakteristik Sirkuit Balaton Park yang menyulitkan pembalap untuk melakukan manuver menyalip.

Hiroshi Aoyama mengatakan, "Hari ini bukanlah hasil yang kami harapkan. Veda memulai dari posisi kesembilan tetapi harus menjalani Long Lap Penalty," ujar Hiroshi Aoyama, Manajer Honda Team Asia, yang dilansir dari Bola.com, Selasa (9/6).

Ia menambahkan, "Di sirkuit seperti Balaton Park hal itu berdampak signifikan pada balapannya. Begitu Anda kehilangan posisi di sini, sangat sulit untuk pulih karena peluang menyalip terbatas."

Meski demikian, Aoyama tetap melihat upaya keras yang dilakukan pembalap Indonesia tersebut sepanjang balapan.

"Veda berjuang keras untuk pulih dan hampir meraih poin. Ini bukanlah skenario ideal bagi kami, tetapi kami harus belajar dari akhir pekan ini dan memastikan kami kembali lebih kuat di putaran berikutnya," kata Hiroshi Aoyama.

Veda Akui Kesalahan dan Fokus Belajar

Pembalap Indonesia yang memperkuat Honda Team Asia, Veda Ega Pratama. (Honda Team Asia)
Pembalap Indonesia yang memperkuat Honda Team Asia, Veda Ega Pratama. (Honda Team Asia)

Di sisi lain, Veda Ega Pratama memilih melihat hasil di Hungaria sebagai bagian dari proses pembelajaran dalam musim debutnya di Moto3.

Pembalap asal Indonesia itu mengakui hukuman yang diterimanya membuat peluang bersaing di depan menjadi jauh lebih berat.

"Long Lap Penalty membuat segalanya sangat sulit karena setelah menjalani penalti tersebut, saya kehilangan kontak dengan kelompok depan dan menghabiskan sebagian besar balapan untuk mencoba merebut kembali posisi yang telah hilang," ujar Veda Ega Pratama.

Meski kecewa gagal meraih poin, Veda berusaha mengambil pelajaran dari pengalaman tersebut.

"Tentu saja, ini mengecewakan karena saya tahu saya memiliki kecepatan untuk bertarung lebih dekat di depan. Pada saat yang sama, saya harus menerima situasi ini karena penalti tersebut adalah konsekuensi dari kesalahan yang saya buat selama kualifikasi," kata Veda Ega Pratama.

Menurutnya, pengalaman di Hungaria akan menjadi bekal penting untuk menghadapi balapan-balapan berikutnya.

"Ini semua adalah bagian dari proses pembelajaran dan pengalaman penting lainnya bagi saya sebagai pembalap rookie. Kami akan menganalisis semuanya, belajar dari situ dan kembali lebih kuat di balapan berikutnya," tambah Veda Ega Pratama.

Meski gagal membawa pulang poin, penampilan Veda Ega Pratama tetap menghadirkan sejumlah catatan positif. Kecepatannya pada fase awal balapan menunjukkan bahwa ia memiliki kemampuan untuk bersaing dengan kelompok depan Moto3.

Pengalaman menghadapi tekanan balapan, menjalani hukuman, hingga berjuang melakukan recovery menjadi modal berharga bagi Veda Ega Pratama untuk tampil lebih matang pada seri berikutnya. Honda Team Asia pun berharap pembalap mudanya itu bisa bangkit dan mengubah pelajaran di Hungaria menjadi hasil yang lebih baik pada putaran mendatang.***

Editor : Dwi Puspitarini
#Moto3 Hungaria #veda ega pratama #Honda Team Asia