Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Semangat Kiandra Ramadhipa! Semoga Bisa Jadi Duo Indonesia di Moto3 2027 Bersama Veda Ega Pratama

Dwi Puspitarini • Selasa, 16 Juni 2026 | 04:44 WIB
Pembalap muda Astra Honda Racing Team, Muhammad Kiandra Ramadhipa, bersiap tampil pada ajang JuniorGP World Championship seri Spanyol di Circuito de Jerez, 31 Mei hingga 1 Juni 2025. (dok. AHRT)
Pembalap muda Astra Honda Racing Team, Muhammad Kiandra Ramadhipa, bersiap tampil pada ajang JuniorGP World Championship seri Spanyol di Circuito de Jerez, 31 Mei hingga 1 Juni 2025. (dok. AHRT)

KALTIMPOST.ID – Pembalap Indonesia Kiandra Ramadhipa semakin membuka peluang tampil di Kejuaraan Dunia Moto3 musim 2027 setelah meraih kemenangan pada seri kedua FIM Moto3 Junior World Championship 2026 di Sirkuit Estoril, Portugal, Minggu (15/6/2026).

Hasil tersebut membuat peluang hadirnya dua pembalap Indonesia dalam satu tim di Moto3 2027 semakin nyata, dengan Veda Ega Pratama berpotensi tetap membela Honda Team Asia dan Kiandra menjadi kandidat kuat untuk bergabung.

Kemenangan di Estoril Perkuat Peluang Kiandra ke Moto3 2027

Keberhasilan Kiandra finis di posisi pertama menjadi bukti bahwa dirinya mampu bersaing di level junior internasional. Sepanjang musim 2026, pembalap berusia 16 tahun itu juga menunjukkan performa kompetitif di ajang Red Bull Rookies Cup dan FIM Moto3 Junior World Championship.

Jika mampu mempertahankan konsistensi hingga akhir musim dan menembus posisi tiga besar klasemen akhir, peluang Kiandra mendapatkan kesempatan promosi ke Kejuaraan Dunia Moto3 semakin terbuka. Jalur tersebut sebelumnya juga ditempuh oleh Veda Ega Pratama yang kini sudah tampil di Moto3 bersama Honda Team Asia.

Situasi ini memunculkan kemungkinan menarik bagi dunia balap Indonesia. Honda Team Asia berpotensi memiliki dua pembalap Indonesia sekaligus pada musim 2027. Selain performa Veda yang dinilai layak dipertahankan, Kiandra juga terus menunjukkan perkembangan positif yang membuat namanya semakin diperhitungkan untuk mengisi salah satu kursi tim tersebut.

Dalam wawancara yang diikuti sejumlah media pada Senin (15/6/2026), Kiandra mengakui bahwa tampil di Kejuaraan Dunia merupakan target yang terus dikejarnya.

"Kalau motivasi, ya, tentunya kan ke World Championship itu adalah salah satu mimpi saya dan saya ingin mengejar mimpi itu dan ya sekarang saya sedang mengejar mimpi itu tahun ini," ujarnya, dilansir dari Bola.com, Selasa (16/6).

Menurut Kiandra, keberadaan Mario Suryo Aji yang berlaga di Moto2 dan Veda Ega Pratama di Moto3 menjadi motivasi tambahan bagi dirinya untuk berkembang lebih cepat.

"Ya, saya memberikan semua yang saya punya, saya memberikan yang terbaik di setiap race-nya. Ya, tentunya motivasi untuk mengejar (Mario dan Veda) tentunya ada," tambahnya.

Fokus Kumpulkan Poin, Bukan Memburu Gelar Juara

Muhammad Kiandra Ramadhipa bersiap menghadapi tantangan baru pada ajang Moto3 Junior World Championship 2026 yang akan berlangsung di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol, pada 21-24 Mei 2026. (Astra Honda)
Muhammad Kiandra Ramadhipa bersiap menghadapi tantangan baru pada ajang Moto3 Junior World Championship 2026 yang akan berlangsung di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol, pada 21-24 Mei 2026. (Astra Honda)

Meski kemenangan di Estoril mengangkat posisinya ke peringkat kedua klasemen sementara FIM Moto3 Junior World Championship 2026, Kiandra memilih untuk tidak membebani dirinya dengan target juara.

Saat ini, ia telah mengoleksi 51 poin dan hanya tertinggal tujuh poin dari pemimpin klasemen, Giulio Pugliese. Namun, pembalap muda Indonesia itu menegaskan fokus utamanya adalah tampil konsisten dan meraih poin di setiap balapan.

"Kalau target enggak ada sih. Cuma saya mau melakukan yang lebih baik dari tahun kemarin yang saya lakukan di Moto4 European Talent Cup," tegasnya.

"Ya target saya saya cuman mau finis tiap race dan mengumpulkan poin sebanyak mungkin. Itu aja sih target saya, saya enggak mau pressure diri saya sendiri," ujarnya.

Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa Kiandra lebih memilih fokus pada proses dan peningkatan performa dibanding memikirkan persaingan gelar sejak dini. Dengan masih panjangnya musim 2026, konsistensi menjadi faktor penting yang dapat menentukan peluangnya untuk meraih hasil terbaik sekaligus membuka jalan menuju Moto3 pada musim 2027.

Jika tren positif ini terus berlanjut, impian melihat duet pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama dan Kiandra Ramadhipa, membela Honda Team Asia di Moto3 2027 bukan lagi sekadar harapan, melainkan peluang yang semakin dekat menjadi kenyataan.***

Editor : Dwi Puspitarini
#Kiandra Ramadhipa #Moto3 2027 #Duo Indonesia di Moto3 2027 #veda ega pratama #Honda Team Asia