KALTIMPOST.ID, BRNO – Lebih dari sebulan lalu, Marc Marquez masih menjalani perawatan di rumah sakit akibat cedera lengan dan bahu. Kini, juara dunia MotoGP tujuh kali itu kembali masuk dalam persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026.
Kebangkitan Marquez terjadi setelah ia meraih dua kemenangan beruntun di Grand Prix Hungaria dan Grand Prix Ceko. Hasil tersebut membuat pembalap Ducati Lenovo itu memangkas jarak dengan pemuncak klasemen sementara, Marco Bezzecchi, dari 102 poin menjadi hanya 40 poin.
“Sebulan lalu saya sudah keluar dari persaingan. Saya berada di rumah sakit dan tertinggal 100 poin. Sekarang saya hanya tertinggal 40 poin dan kembali dalam persaingan,” ujar Marquez seperti dikutip dari GPOne.
Baca Juga: Server SPMB Macet Total Sejak Pagi, Posko SMAN 2 Samarinda Kebanjiran Aduan Orang Tua Murid
Meski demikian, pembalap asal Spanyol tersebut menegaskan dirinya tetap realistis menghadapi sisa musim balap.
“Saya realistis, tetapi saya harus tetap membumi,” katanya.
Pada balapan di Sirkuit Masaryk, Brno, target awal Marquez sebenarnya hanya finis di podium. Namun, pembalap berusia 33 tahun itu tampil di luar perkiraan dan berhasil merebut kemenangan.
Marquez menyalip rekan setimnya, Francesco Bagnaia, lima lap menjelang finis. Ia kemudian menyentuh garis akhir dengan keunggulan 0,421 detik atas pembalap Trackhouse Aprilia, Ai Ogura.
“Sejak lap-lap awal saya merasa punya kecepatan yang bagus. Saya tahu bisa bersaing di depan, tetapi kemenangan benar-benar di luar perkiraan saya,” ungkapnya.
Meski tampil impresif dalam dua balapan terakhir, Marquez disebut belum sepenuhnya pulih dari cedera yang dialaminya.
Baca Juga: Bersiap Transisi Massal! 23 Pejabat Eselon II dan III Pemkab PPU Memasuki Masa Pensiun hingga 2027
Manajer tim Ducati, Davide Tardozzi, mengatakan Marquez masih kehilangan sedikit kecepatan saat melibas tikungan kanan.
“Di tikungan kanan dia masih kehilangan sedikit kecepatan. Itu menunjukkan bahwa dia belum 100 persen,” ujar Tardozzi.
Namun, menurutnya, kondisi tersebut justru memperlihatkan betapa berbahayanya Marquez. Sebab, ia tetap mampu meraih kemenangan meski belum berada dalam kondisi fisik terbaik.
“Ketika dia kembali ke kondisi terbaiknya, dia akan menjadi masalah besar bagi semua pembalap,” tegas Tardozzi.
Editor : Ery Supriyadi