Misi Bangkit di Moto3 Austria, Veda Ega Pratama Bidik Poin di Red Bull Ring

Dwi Puspitarini • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 04:45 WIB
Pembalap Indonesia yang memperkuat Honda Team Asia, Veda Ega Pratama. (Honda Team Asia)
Veda Ega Pratama bersiap menghadapi Moto3 Austria 2026 di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg. (Honda Team Asia)

KALTIMPOST.ID - Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mengusung motivasi tinggi untuk bangkit dan menembus zona poin pada putaran ke-15 Moto3 2026 di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria, akhir pekan ini.

Pembalap andalan Honda Team Asia tersebut membidik momentum kebangkitan demi melupakan hasil kurang memuaskan pada seri sebelumnya di Sirkuit Misano, San Marino. Karakter Sirkuit Red Bull Ring yang unik dinilai membuka celah lebar bagi pembalap bernomor start 9 tersebut untuk unjuk gigi.

Lintasan yang terletak di wilayah pegunungan Styria itu menyuguhkan perpaduan trek lurus panjang berkecepatan tinggi, tikungan tajam, serta perubahan elevasi yang cukup ekstrem. Karakteristik ini kerap menyajikan duel sengit dan aksi saling salip memanfaatkan slipstream di zona pengereman keras.

Kondisi teknis trek tersebut menjadi peluang ideal bagi Veda yang dikenal berani bertarung dalam duel jarak dekat. Balapan di Spielberg juga memiliki arti strategis karena menjadi penutup rangkaian tur Eropa sebelum kompetisi bergulir ke benua Asia.

"Setelah akhir pekan yang sulit di Misano, saya sangat menantikan kesempatan berikutnya di Austria. Saya tahu bahwa saya perlu meningkatkan diri dan memahami di mana saya bisa tampil lebih baik," ujar Veda, dilansir dari Akurat.co, Jumat (18/9).

Baca Juga: Erling Haaland Berpeluang Tinggalkan Manchester City pada 2027, Real Madrid dan Barcelona Mengincar

Pembalap asal Gunungkidul, DI Yogyakarta, itu menegaskan bahwa ia dan tim mekanik telah menyiapkan strategi matang sejak sesi latihan bebas pertama. Evaluasi menyeluruh dilakukan agar setelan motor berada dalam kondisi paling optimal.

"Kami harus melakukan reset dengan cepat. Saya menyukai Red Bull Ring, dan saya pikir trek ini bisa memberi kami peluang bagus untuk bertarung karena adanya trek lurus yang panjang dan kesempatan untuk menyalip," kata pembalap muda berbakat tersebut.

Setelah merampungkan seri Austria, kalender balap Moto3 akan langsung bergeser ke Asia melalui GP Jepang di Motegi, disusul balapan kandang GP Indonesia di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok. Raihan poin di Austria bakal menjadi modal psikologis berharga bagi Veda sebelum beraksi di depan publik sendiri.

Baca Juga: Tiga Bintang Real Madrid, Termasuk Mbappe, Tuai Kecaman Politikus Spanyol Usai Gulung Kaus Ceuta

"Ini adalah balapan terakhir di Eropa sebelum kita menuju Asia, jadi saya sangat ingin mengakhiri bagian musim ini dengan cara yang positif," tegas Veda.

Optimisme serupa diungkapkan Manajer Tim Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama. Tim asuhannya memiliki catatan historis yang impresif di Red Bull Ring pada musim-musim sebelumnya dan bertekad mengulangi torehan positif tersebut bersama Veda serta Zen Mitani.

"Balapan di Misano adalah hasil yang sangat sulit dan mengecewakan bagi kami. Namun kami harus melupakan hal itu dan mencoba tampil lebih baik pada balapan berikutnya di Red Bull Ring," tegas Hiroshi Aoyama.***

Editor : Dwi Puspitarini
Moto3 Austria 2026 veda ega pratama Red Bull Ring Honda Team Asia MotoGP 2026