KALTIMPOST.ID, LOMBOK TENGAH – Raul Fernandez menjalani balapan utama MotoGP Indonesia 2026 dengan kondisi fisik yang tidak ideal. Pembalap Trackhouse MotoGP Team itu tetap mampu finis di posisi kedua meski mengalami patah tulang pada dua jari tangan akibat kecelakaan dalam sprint race, Sabtu (10/10).
Insiden tersebut sempat membuat Fernandez ragu untuk mengikuti balapan utama di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Minggu (11/10). Cedera yang dialaminya ternyata lebih serius daripada perkiraan awal.
“Saya melihat tangan saya setelah kecelakaan pada Sabtu dan langsung tahu ada tulang yang patah. Awalnya saya pikir hanya satu jari. Namun, pada Minggu pagi saya mengetahui ternyata ada dua jari yang patah,” ujar Fernandez.
Baca Juga: Apple Siapkan MacBook Layar Sentuh dan Lini Produk Baru Oktober 2026
Cedera tersebut membuat Fernandez kesulitan menggerakkan jari yang biasa digunakan untuk mengendalikan motor. Ia pun harus menyesuaikan sejumlah aspek teknis, mulai dari setelan motor hingga teknik pengereman.
“Saya harus memulai lagi dari nol, mulai dari setelan motor, titik pengereman, sampai bagaimana menarik rem depan. Itu sangat berat bagi saya,” bebernya.
Kondisi tersebut membuat persiapan Fernandez menjelang balapan menjadi lebih menantang. Ia harus menemukan cara untuk tetap mengendalikan motor dengan baik meski gerakan tangannya terbatas.
Namun, Fernandez mampu melewati tantangan tersebut dan menyelesaikan balapan di posisi kedua, terpaut 4,260 detik dari rekan setimnya di Aprilia, Marco Bezzecchi.
Hasil tersebut turut memperkuat dominasi Aprilia di Mandalika. Pabrikan asal Italia itu menempatkan empat pembalap di empat posisi teratas, dengan Bezzecchi sebagai pemenang, Fernandez di urutan kedua, Jorge Martin ketiga, dan Ai Ogura keempat.
Baca Juga: BI Balikpapan Salurkan Peralatan Karhutla untuk PPU dan Paser, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi El Nino
Finis kedua menjadi hasil penting bagi Fernandez sekaligus menunjukkan kemampuannya beradaptasi dengan kondisi motor dan keterbatasan fisik. Perjuangannya di Mandalika menjadi salah satu cerita menarik dari balapan MotoGP Indonesia musim ini. (*)
Editor : Ery Supriyadi