Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Distribusi Air Bersih ke IKN Separuh Kapasitas, Endra S Atmawijaya: Sedang Tahap Uji Coba

Hernawati • Senin, 15 Juli 2024 | 16:22 WIB
infrastruktur di IKN.
infrastruktur di IKN.

KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Air bersih dijadwalkan mengalir ke Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai Kamis (18/1) pekan ini. Saat ini tengah dilakukan commissioning atau pemeriksaan air dari instalasi air minum, transmisi, hingga jaringan distribusi.

Juru Bicara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Endra S Atmawijaya menuturkan, serangkaian pemeriksaan tengah dilakukan sebagai tahapan dari uji coba. ’’Setelah pemeriksaan, diharapkan air bersih mengalir di IKN pada 18 Juli,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Jawa Pos kemarin (14/1).

Proses uji coba aliran air bersih itu memerlukan waktu. Sebab, terdapat banyak komponen yang harus diuji dalam distribusi air bersih ke kawasan inti pusat pemerintahan. Lalu, distribusi air bersih akan dihubungkan dengan sejumlah alat berat milik kontraktor yang menggarap IKN. Yang pasti, proses uji coba akan dilakukan secara saksama pada setiap jaringan transmisi air.

”Ini kan kami tes semua. Itu biasa menyangkut SOP (standard operating procedure), kontrol, serta mechanical, electrical, and plumbing (MEP),” jelasnya.

Uji coba aliran air bersih tersebut melibatkan banyak pihak. Di antaranya owner, konsultan, expert, dan operator. Menurutnya, untuk tahap awal, tekanan air yang dialirkan ke IKN sebesar 150 liter per detik. Jumlah itu separo dari total kapasitas terpasang yang mencapai 300 liter per detik. ”Segitu dulu karena beberapa pertimbangan,” urainya.

Distribusi air belum dimaksimalkan mencapai kapasitas terpasang karena jumlah masyarakat yang tinggal di IKN masih terbatas. ”Semuanya kan bertahap, kalau dimaksimalkan 300 liter per detik itu diprediksi untuk 300 ribu orang,” terangnya.

Setelah teraliri air bersih dan listrik, lanjut Endra, baru Presiden Joko Widodo (Jokowi) bisa berkantor di IKN. Namun, tanggal pasti kepindahan sepenuhnya berada di tangan Presiden Jokowi.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menunda untuk berkantor di IKN yang direncanakan Juli ini. Itu disebabkan IKN yang belum teraliri kebutuhan mendasar. Seperti air bersih dan listrik. ”Airnya sudah siap belum? Listriknya sudah siap belum? Tempatnya sudah siap belum? Kalau siap ya pindah,” ujar Jokowi.

Namun, upacara 17 Agustus dijadwalkan tetap dihelat di IKN yang akan dihadiri Presiden Jokowi dan presiden terpilih Prabowo Subianto. Sementara di Jakarta juga akan diadakan upacara serupa dengan dipimpin Wakil Presiden Ma’ruf Amin serta wakil presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka. (idr/c17/ttg)

Editor : Hernawati
#air bersih #distribusi air bersih #IKN