KALTIMPOST.ID, ACEH– PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional Aceh mengadakan program literasi keuangan syariah untuk pelaku usaha ultra mikro yang merupakan nasabah program PNM Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar).
Acara ini dihadiri oleh Anggota Komisioner OJK Frederica Widyasari Dewi, Pj Wali Kota Aceh Ade Surya, dan Komisaris Independen PNM, Nurhaida.
PNM dan OJK berkomitmen untuk mendukung perempuan dalam mengelola keuangan dengan prinsip syariah, terutama di Provinsi Aceh yang menerapkan syariat Islam dalam berbagai aspek kehidupan.
Nurhaida menyatakan bahwa kolaborasi aktif antara PNM dan OJK adalah wujud komitmen mereka dalam pengembangan UMKM perempuan di Aceh.
Dengan peningkatan akses dan pemahaman terhadap keuangan syariah, diharapkan kesejahteraan ekonomi perempuan dan keluarganya dapat lebih cepat tercapai.
"Melalui literasi keuangan syariah, perempuan pelaku UMKM dapat mandiri secara finansial, membuat keputusan keuangan yang cerdas, serta melindungi diri dari risiko keuangan untuk masa depan keluarga yang lebih baik," jelas Nurhaida pada Senin (22/7).
PNM percaya bahwa peningkatan literasi keuangan syariah akan berkontribusi pada peningkatan produktivitas dan daya saing UMKM perempuan di Aceh.
Selain itu, PNM juga berkomitmen dalam memberdayakan nasabah melalui pembiayaan dan pendampingan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi, yang pada gilirannya akan berdampak positif pada pembangunan sosial dan lingkungan.
Dalam rangkaian kegiatan ini, PNM juga membantu nasabahnya untuk meningkatkan inklusi keuangan dengan memfasilitasi kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal.
Nurhaida juga mengingatkan seluruh peserta agar tidak tergiur dengan produk keuangan ilegal. "PNM berkomitmen untuk meningkatkan status usaha nasabah dan membantu mereka keluar dari kemiskinan. Namun, penting bagi para ibu untuk waspada terhadap investasi ilegal, terutama pinjaman online ilegal yang sedang marak saat ini," tutupnya.(*)
Editor : Thomas Priyandoko