Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Ridwan Kamil Minta Maaf Perkara Cuitan Lawas, Netizen: Elektabilitas Cagub Jakarta Merosotkah Pak?

Almasrifah • Senin, 26 Agustus 2024 | 15:41 WIB

Ridwan Kamil memohon maaf setelah dirujak netizen soal cuitan lawasnya mengenai warga Jakarta.
Ridwan Kamil memohon maaf setelah dirujak netizen soal cuitan lawasnya mengenai warga Jakarta.
KALTIMPOST.ID, Beberapa hari terakhir, Ridwan Kamil dirujak netizen karena sejumlah cuitan lamanya mengenai warga Jakarta kembali viral.

Mantan gubernur Jawa Barat yang santer dikabarkan jadi salah satu calon gubernur Jakarta di Pilkada Jakarta 2024 ini akhirnya memberikan klarifikasi dan permintaan maaf.

Minggu, 25 Agustus, melalui akun X @ridwankamil, ia mengaku aktif di media X (Twitter) untuk mengekspresikan kritikan sebelum menjadi pejabat publik 12 atau 15 tahun lalu.

“Dulu 12-15 tahun yang lalu sebelum jadi pejabat publik, saya memang aktif bermain Twitter (sekarang X). Sebagaimana nature-nya platform tersebut, saya berekspresi secara bebas. Kadang penuh kritik pedas, kadang nyindir, sering juga nyinyir.”

Ridwan mengutarakan, dirinya merupakan netizen yang julid kala itu hingga takdirnya berubah saat menjadi pejabat publik.

“Sering saya katakan di mana-mana, dulu saya adalah netizen yang marah—bahkan julid. Tapi kemudian takdir membawa saya ke proses hidup yang lebih kompleks. Pada gilirannya Allah menakdirkan saya menjadi pejabat publik, dari walikota sampai gubernur,” cuitnya.

Mantan wali kota Bandung ini pun merasa bahwa, setelah menjadi pejabat publik, sekarang adalah gilirannya yang balik dikritik, disindir, dan dinyinyiri.

“Saya giliran balik dikritik, disindir, dinyinyiri di media sosial. Saya sering melihat diri saya yang dulu, netizen yang marah tadi. Bikin saya tersenyum dan sadar. Konon setiap orang akan melewati fase-fase jadi tukang protes, anak muda yang rebel penuh kritik dan sinisme.”

Ridwan menganalogikan layaknya anak yang protes terhadap orangtuanya sebelum menjadi lebih bijaksana dan memiliki sudut padang yang berbeda.

“Tapi semua orang juga berproses, harus menjadi lebih bijaksana dan tahu diri. Ibarat anak-anak yang selalu protes pada orangtuanya, remaja yang rebel, pemuda yang kritis dan sinis, pada saatnya akan jadi orangtua yang melihat dari sudut pandang yang berbeda.”

Politikus Partai Golkar ini mengakui bahwa benar seperti itulah dirinya yang dahulu. Ridwan lantas memohon maaf kepada pihak-pihak yang tersakiti oleh cuitannya yang telah lalu.

“Saya mohon maaf jika ada pihak-pihak yang tersakiti, terkritik, tersindir, atau terhina dengan cara saya berekspresi. Semoga saya bisa lebih baik lagi ke depan. 2017-2018 saya pernah meminta maaf tentang hal-hal ini. Saya banyak belajar,” akunya.

Suami Atalia Praratya ini menutup cuitan permohonan maafnya dengan mengajak para netizen untuk move on bersama.

“Katanya masa lalu tidak akan mengubah masa depan, tapi sebaliknya. Maafkan aku yang dulu. Mari kita move on. Ridwan Kamil,” tutup Ridwan.

Untuk diketahui, sebelumnya sejumlah cuitan lawas Ridwan Kamil yang mengkritisi mengenai karakter warga Jakarta kembali viral dan menuai cibiran warganet.

“Tengil, gaul, glamor, pelit, gengsian, egois, pekerja keras, tahan banting, palmer, hedon. Itu karakter orang JKT. #citybranding,” cuit Ridwan Kamil pada 6 Juni 2011.

Permintaan maaf Ridwan Kamil tersebut ternyata tidak sepenuhnya diterima baik oleh warganet. Beberapa netizen bahkan membalas cuitan dengan mengaitkan Pilkada Jakarta 2024.

“Ngetwit gini karena mau maju pilkada ya pak?” cuit @ma***

“Elektabilitas sebagai Cagub Jakarta kian merosot kah?” tulis @mald****

“Masa lalu tidak akan mengubah masa depan, tapi sebaliknya, masa depan anda adalah maju cagub di IKN saja karena baik warga Jakarta maupun warga Jabar ogah menerima anda sebagai gubernur mereka,” twit @denismal*****. (*)

 

Editor : Almasrifah
#cuitan #Media X #ridwan kamil #Pilkada jakarta 2024 #Twiter