KALTIMPOST.ID, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi RI (Mendikbudristek) Nadiem Makarim memilih diam seribu bahasa kala ditanya mengenai kritik dari wakil presiden (wapres) RI Jusuf Kalla. Diketahui JK sebelumnya menyebut bahwa dirinya jarang turun ngantor dan jarang blusukan ke daerah.
Ditemui seusai rapat bersama Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Nadiem bergeming. Dia cuma mengatakan telah menghadiri rapat terakhir dengan Komisi X DPR.
“Ya tadi baru raker terakhir kami (Kemendikbud Ristek bersama Komisi X),” ucapnya, Rabu (11/9).
Sambil berjalan yang dikawal dengan beberapa ajudan, Nadiem tutup mulut ketika ditanya soal kritik dari JK. Mengenakan batik lengan panjang berwarna merah muda dan celana panjang hitam, berlalu tanpa memberikan komentar apapun.
Akan tetapi, Nadiem menyebut banyaknya kritik yang diterima oleh kementeriannya akan dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki kinerja Kementerian yang dipimpinnya.
“Terus terang semua kritik dan masukan itu membuat kita sebagai tim manajemen di Kemendikbud Ristek lebih baik dan setiap hari tertantang untuk menjadi lebih baik untuk melayani para konstituen kita di bidang pendidikan,” tuturnya.
“Dan Komisi X dengan semua kritikannya tetap menjadi mitra yang selalu berjuang bersama. Itu yang saya sadari bahwa misinya itu sama, hatinya ada di tempat yang sama dan itu yang membuka mungkin harapannya mnejadi contoh ya dari kemitraan antara komisi dengan Kementerian di mana karena kemitraan itu kita bisa mencapai hal-hal yang mungkin lima tahun lalu tidak saya pikirkan,” terangnya.
Editor : Hernawati