Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Marissa Haque Ternyata Orang Balikpapan, Sempat Ramaikan Bursa Calon Wali Kota

Thomas Dwi Priyandoko • Jumat, 4 Oktober 2024 | 10:37 WIB

 

Marissa Haque kelahiran Balikpapan dan sempat masuk bursa calon wali kota. (IG/Marissa Haque)
Marissa Haque kelahiran Balikpapan dan sempat masuk bursa calon wali kota. (IG/Marissa Haque)

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN-Artis sekaligus politkus Marissa Haque yang meninggal pada Rabu, 2 Oktober 2024, menyisakan duka bagi sebagian besar masyarakat Indonesia.

Bagi Balikpapan, Marissa Haque merupakan sosok yang dekat. Istri dari Ikang Fauzi ini lahir pada 15 Oktober 1962 di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

Dengan demikian, Marissa Haque meninggal 13 hari menjelang milad ke-62.

Mengutip kolom Catatan Rizal Effendi, Marissa Haque dilahirkan di RS Permina yang sekarang dikenal sebagia RS Pertamina Balikpapan (RSPB). Informasi ini merupakan hasil penelusuran wartawan sekaligus penulis Kota Balikpapan, Asran.

Sang ayah,Allen Haque diketahui bekerja di Permina yang merupakan singkatan dari Perusahaan Minyak Nasional, yang kemudian menjadi Pertamina.

Allen Haque berdarah Pakistan campuran Belanda dan Prancis. Sang kakek orang Pakistan, dan neneknya campuran Belanda-Prancis. Sedang ibu Marissa, Mieke Soeharijah binti Cakra Ningrat asli Madura, Sumenep.

Keluarga Marissa Haque sempat tinggal di kompleks perumahan Pertamina, tepatnya di kawasan Parikesit depan Bioskop Ria (dekat dengan eks Stadion Persiba). Sekarang kawasan tersebut berubah menjadi area perluasan proyek perluasan kilang minyak Pertamina atau RDMP.

Namun keluarga Marissa diketahui tidak lama tinggal di Balikpapan. Allen Haque kemudian dipindahtugaskan ke Plaju, Palembang. Lalu pindah lagi ke Jakarta, sampai Marissa menikah dan berkeluarga serta berkarier di dunia hiburan.

Karena kedekatannya dengan Balikpapan, nama Marissa Haque sempat beredar dalam bursa calon wali kota Balikpapan. Namanya santer dibicarakan saat pemilihan kepala daerah tahun 2006.

Kala itu, memang Marissa Haque sudah merintis karier di politik dengan menjadi anggota DPR RI dari PDI Perjuangan periode 2004-2006.

Namun Marissa menolak tawaran tersebut dan lebih memilih menjadi duta untuk pelestarian beruang madu, yang merupakan lambang Kota Balipapan.

“Benar namanya menjadi salah satu bakal calon wali kota Balikpapan waktu itu,” tutur Rizal Effendi, mantan wali kota Balikpapan dua periode 2011-2021.

Alasan Marissa menolak menjadi calon wali kota Balikpapan lantaran dirinya sudah menerima tawaran terlebih dahulu dari provinsi Banten untuk ikut Pilkada.

Ketika menjelang Pilkada Balikpapan 2024, namanya kembali beredar di sebagian kalangan, meskipun akhirnya tidak terealiasi menjadi bakal calon. (*)

Joy Nashar, salah satu bakal calon independen - yang akhirnya gugur - membuat sensasi. Ada salah satu foto sosialisasinya tampil dengan Marissa Haque.

Editor : Thomas Dwi Priyandoko
#marissa haque meninggal dunia #pilkada #politisi #pdip #marissa haque #balikpapan