KALTIMPOST.ID, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, mengucapkan salam perpisahan dari Kantor Kementerian PUPR, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat (18/10/2024) malam.
Malam tersebut menjadi momen penuh haru bagi Basuki, yang selama 45 tahun telah mengabdi di kementerian ini, baik sebagai pegawai maupun menteri.
Basuki terlihat turun dari kantornya menuju lobi Gedung Utama Kementerian PUPR dengan langkah yang berat.
Ia menyebut Kementerian PUPR bukan sekadar tempat kerja, melainkan rumah yang sangat ia cintai.
Baca Juga: Sekolah Al Azhar Syifa Budi Samarinda Rayakan Milad Ke-18
"PU ini rumah saya, bukan kantor. Jadi, saya meninggalkan rumah," ujar Basuki saat berpamitan di depan jajaran Kementerian PUPR dan para awak media. Ucapannya ini membuat suasana semakin emosional.
Di lobi, jajaran eselon I, pegawai Kementerian PUPR, hingga sejumlah media turut hadir melepas kepergian Basuki.
Suasana penuh haru semakin terasa saat Basuki menyalami satu per satu para pegawai yang selama ini bekerja bersamanya.
Tangis tak terbendung ketika Basuki melangkah menuju pintu keluar. Ia memeluk erat Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR, Zainal Fatah, dan Juru Bicara Kementerian PUPR, Endra Saleh Atmawidjaja, sambil terisak.
Momen ini menjadi salah satu pemandangan paling mengharukan di malam itu.
Baca Juga: Tujuh Tahanan Kabur di PPU Berhasil Diamankan, Sinergi Polri dan Masyarakat Berbuah Manis
Setelah memeluk para pegawainya, Basuki kemudian melambaikan tangan sambil berkata, "I love you semua," sebelum menundukkan badan sebagai tanda penghormatan terakhir.
Lambaian tangannya diiringi tepuk tangan meriah dari seluruh orang yang hadir.
Tangis Basuki semakin pecah ketika ia memasuki mobil dinasnya untuk meninggalkan kantor yang telah menjadi "rumahnya" selama lebih dari empat dekade. Wajahnya tampak memerah, penuh dengan emosi saat perpisahan itu.
"Ia sangat sedih. Ini memang rumah beliau, bukan sekadar kantor," ungkap Endra Saleh Atmawidjaja, setelah Basuki meninggalkan tempat.
Menurut Endra, Basuki hampir setiap hari menghabiskan waktunya di kantor dari pagi hingga malam, menunjukkan betapa kuatnya ikatan emosionalnya dengan tempat ini.
Basuki Hadimuljono telah menjabat sebagai Menteri PUPR selama 10 tahun, tetapi pengabdiannya di kementerian tersebut sudah berjalan selama 35 tahun sebelum menjadi menteri.
Total, ia telah bekerja selama 45 tahun di Kementerian PUPR, atau lebih dari setengah usianya.
"Ini bukan sekadar pekerjaan bagi beliau, ini hidupnya," tambah Endra, menggambarkan dedikasi Basuki.
Pengabdian yang panjang ini telah meninggalkan kesan mendalam bagi semua orang yang pernah bekerja bersamanya.
Pemerintahan Presiden Joko Widodo sendiri akan berakhir pada 20 Oktober 2024, hanya dua hari setelah Basuki pamit.
Era pemerintahan baru akan dimulai di bawah Presiden terpilih, Prabowo Subianto. (*)
Dapatkan info dan berita update lain dari Kaltim Post. Gabung/join dengan klik >> Whatsapp Channel Kaltim Post
Editor : Dwi Puspitarini