KALTIMPOST.ID, Mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), memilih menggunakan pesawat TNI Angkatan Udara saat pulang ke kampung halamannya di Solo, Jawa Tengah.
Meski sempat berencana terbang dengan pesawat komersial, keputusan ini berubah atas permintaan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
Ketua Umum Projo sekaligus Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi, menjelaskan bahwa Prabowo ingin menghormati Jokowi yang telah berjasa selama 10 tahun memimpin Indonesia.
"Enggak jadi, karena memang enggak dikasih (naik pesawat komersial), harus pakai pesawat kenegaraan, iya permintaan Prabowo," kata Budi, Senin (21/10).
Menurut Budi, keputusan untuk menggunakan pesawat Boeing 737-800 NG milik TNI AU ini bukanlah permintaan dari Jokowi sendiri.
"Bukan permintaan Pak Jokowi. Ini adalah cara Prabowo menghormati mantan presiden kita. Masa mantan Presiden dikasih naik komersial?" jelasnya lagi.
Jokowi, yang baru saja menghadiri pelantikan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI 2024-2029, terbang pulang melalui Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Dalam perjalanannya, Jokowi didampingi oleh sang istri, Iriana.
"Ini soal penghormatan. Pak Prabowo sangat menghargai jasa Pak Jokowi, jadi ini adalah langkah yang tepat," tambah Budi.
Kepulangan Jokowi juga diiringi oleh kehadiran sejumlah mantan menteri dari Kabinet Indonesia Maju, yang turut mengantarkan beliau.
Kebijakan Prabowo ini memperlihatkan sikap hormatnya kepada Jokowi, meskipun masa jabatan sudah berakhir.
"Penghormatan ini adalah bentuk apresiasi dari pemerintah saat ini kepada Pak Jokowi," kata Budi.
Baca Juga: Satbrimob Polda Kaltim Siap Amankan Pelantikan Presiden, Apel Gelar Pasukan Dilaksanakan
Pesawat yang digunakan oleh Jokowi memiliki nomor registrasi A-7309. Sebagai mantan Presiden, Jokowi memang layak mendapatkan fasilitas negara yang tetap menjaga martabatnya di mata publik.
"Pak Jokowi sudah berjasa banyak untuk negara ini, tentu layak mendapatkan fasilitas tersebut," tutup Budi.
Jokowi pulang dengan penuh hormat, setelah melaksanakan tugas-tugas kenegaraannya selama satu dekade. (*)
Dapatkan info dan berita update lain dari Kaltim Post. Gabung/join dengan klik >> Whatsapp Channel
Editor : Dwi Puspitarini