KALTIMPOST.ID, Salah satu gunung di Indonesia mengalami erupsi. Gunung yang dimaksud adalah Gunung Dempo. Gunung yang terletak di Pagar Alam, Sumatra Selatan (Sumsel) itu menyemburkan kolom abu vulkanik setinggi kurang lebih 200 meter di atas puncak gunung pada pukul 13.38 WIB.
Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid menjelaskan kolom abu tersebut teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah utara. Erupsi melalui pantauan seismograf dengan amplitude maksimum 30 mikrometer dan durasi 4 menit.
“Namun, pasca kejadian erupsi hingga pukul 15.00 WIB tadi tidak terekam terjadinya gempa maupun aktivitas yang signifikan,” ujarnya.
Wafid menyebut, Gunung Dempo terakhir erupsi pada 31 Mei lalu. Saat ini aktivitas Gunung Dempo berada pada level II atau waspada. Karena itu, masyarakat masyarakat diimbau waspada dan pengunjung/wisatawan diminta tidak mendekati dan bermalam di pusat aktivitas kawah Marapi-Gunung Dempo dalam radius 1 km.
“Mengingat kawah sebagai pusat letusan dan gas-gas vulkanik yang dapat membahayakan bagi kehidupan,” ucapnya.
Selain itu, larangan beraktivitas juga untuk radius 2 km ke sektor utara. Masyarakat pendaki atau wisatawan diharapkan mematuhi rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
“Di luar radius masih normal namun perlu kewaspadaan,” tuturnya.
Selain imbauan tersebut, Wafid berujar agar masyarakat tetap beraktivitas seperti biasa dan mengikuti perkembangan aktivitas Gunung Dempo lewat aplikasi MAGMA Indonesia.
Adapun pemerintah daerah setempat beserta BPBD Provinsi dan kabupaten akan selalu senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Api Dempo atau PVMBG untuk mengevaluasi aktivitas Gunung Dempo.
Editor : Hernawati