KALTIMPOST.ID-Terungkap bukti baru dalam kasus dugaan rudapaksa atau pelecehan seksual dengan tersangka pria disabilitas, I Wayan Agus Suartama (21) alias Agus Buntung.
Sebuah rekaman video menunjukkan Agus mendekati korban hingga terjadinya pelecehan. Video itu hanya menampilkan suara yang diletakkan di bawah tetapi tetap dalam mode video.
Video itu diduga dibuat oleh seorang permepuan yang akan menjadi korban Agus Buntung.
Beberapa kata-kata juga menunjukkan bahwa Agus sedang memanipulasi korban dengan rayuan mautnya untuk kemudian membawa ke homestay.
'Kakak cantik jangan merusak diri, saya percaya kakak bisa'
'Saya tidak suka orang lemah, lap air mata itu. Nanti seperti apa muka kamu.'
'Nyawa saya, saya kasih kakak. Biar kakak tau, kakak berarti bagi dunia ini.'
'Kamu pikir saya ini modus seperti cowok-cowok lain? Benar kan?'
'Kalaupun kita berdua di kamar, saya tidak bisa apa-apa. Saya masih dimandikan sama mamah saya. Saya tidak sama seperti cowok-cowok lain. Biar jelas cowok-cowok itu hanya mamanfaatkan kamu.'
Baca Juga: Korban Agus Buntung Jadi 15 Orang: Satu Masih SMP, Kemungkinan Akan Bertambah
Dikonfirmasi terkait video tersebut, Dirreskrimum Polda NTB Kombes Pol Syarief Hidayat, memastikan bahwa video itu akan menjadi alat bukti untuk memperkuat tuduhan pelecehan seksual terhadap Agus.
"Ada interaksi dengan korban yang menggunakan kalimat manipulatif untuk memanfaatkan kelemahan korban," tambahnya.
Penyidik akan melakukan olah TKP sesuai petunjuk jaksa peneliti Kejati NTB. "Insya Allah Rabu depan, karena saat ini kami masih menerima tamu dari pusat untuk mengevaluasi kerja kami," jelas mantan Wakapolresta Mataram itu.
Sebelumnya diberitakan Agus Buntung merupakan pria disabilitas yang menjadi tersangka kasus pelecehan seksual. Sebelumnya publik meragukan karena keterbatasan fisik Agus yang tidak memiliki dua tangan.
Namun dengan pendalaman polisi serta korban lain yang ikut melapor menjadi 15 orang, semakin menguatkan perbuatan bejat Agus Buntung.(*)
Editor : Thomas Priyandoko