Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Bekerja di Perlindungan Anak Provinsi Sumut, Ibu Tiri Siram Anak Berusia 10 Tahun

Uways Alqadrie • Rabu, 12 Februari 2025 | 09:42 WIB
Foto ilustrasi
Foto ilustrasi

KALTIMPOST.ID, Seorang ASN berinisial FD (33) yang bertugas di Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana(P3AKB) Provinsi Sumut sedang jadi pembicaraan publik karena kekejamannya. 

Setelah beredar video yang memperlihatkan seorang bocah perempuan berusia 10 tahun diduga disiram air panas oleh ibu tiri, FD yang disebut seorang ASN di Pemprov Sumut. Polisi mengaku mengetahui informasi itu tapi belum menerima laporan resmi.

Video diduga direkam di dalam rumah. Awalnya terdengar ada suara seorang anak yang tengah menangis.

"Air panas ini? Coba lihat, kenapa itu? Ya Allah," ujar pria tersebut sambil menunjukkan bekas luka yang diduga disebabkan siraman air panas tersebut.

Bocah tersebut tidak menjawab pertanyaan dari pria yang merekam itu dan hanya terus menangis. Di bagian akhir video, pengunggah menunjukkan foto seorang wanita berpakaian ASN diduga ibu tiri korban tersebut. Pengunggah menyebut peristiwa itu terjadi Selasa (21/1).

"Seorang anak berusia 10 tahun berinisial AN diduga menjadi korban penganiayaan ibu tirinya. Dia dikabarkan disiram air panas di bagian paha. Mirisnya, ibu AN merupakan seorang ASN. Perempuan itu berinisial FD (33) yang bertugas di Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Provinsi Sumut," demikian narasi unggahan itu.

Kepala Dinas P3AKB Sumut, Sri Suriani menyatakan, pihaknya telah memeriksa FD terkait dugaan kekerasan tersebut.

"Dinas P3AKB Provinsi Sumatera Utara telah melakukan pemanggilan kepada terduga pelaku kekerasan terhadap anak, (dia yakni) staf Dinas P3AKB Sumut, untuk dimintai keterangan. Hingga saat ini, proses masih terus dilakukan," ujar Sri.

Selain FD, pihaknya juga berencana memanggil suami FD untuk mencari solusi atas persoalan ini.

Sementara itu, Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Medan Iptu Dearma Agustina menyebut pihaknya telah mengetahui soal informasi kejadian itu. Namun, sejauh ini belum ada laporan yang dilayangkan pihak keluarga korban ke Polrestabes Medan.

"Belum ada laporan yang kami terima, tapi kami udah monitor kasusnya," ujarnya.

 

Editor : Uways Alqadrie
#polda sumatera utara #polrestabes medan #anak disiram air panas