KALTIMPOST.ID, Aksi demonstrasi bertajuk "Indonesia Gelap" yang digelar hari ini di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, menjadi perhatian utama aparat keamanan.
Ribuan personel gabungan dari kepolisian, TNI, Pemprov DKI Jakarta, dan instansi terkait telah disiagakan untuk mengamankan jalannya aksi.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, memastikan bahwa personel yang terlibat dalam pengamanan tidak membawa senjata api.
Mereka juga diinstruksikan untuk bertindak persuasif, tidak memprovokasi atau terprovokasi, mengutamakan negosiasi, memberikan pelayanan humanis, serta menjaga keamanan dan keselamatan.
Baca Juga: BEM SI Pimpin Aksi Indonesia Gelap, Tuntut Evaluasi Kebijakan Pemerintah
"Personel yang terlibat pengamanan tidak ada yang membawa senjata api," ujar Susatyo.
Susatyo juga mengimbau kepada para koordinator lapangan (korlap) dan orator untuk melakukan orasi dengan santun dan tidak memprovokasi massa.
"Lakukan unjuk rasa dengan damai, tidak memaksakan kehendak, tidak anarkis dan tidak merusak fasilitas umum. Hormati dan hargai pengguna jalan yang lain yang akan melintas di bundaran Patung Kuda, dan beberapa lokasi lainnya," ungkapnya.
Sebanyak 1.623 personel gabungan telah diterjunkan dan ditempatkan di sejumlah titik di sekitar bundaran Patung Kuda hingga depan Istana Negara.
Pengalihan arus lalu lintas bersifat situasional, tergantung pada perkembangan dan dinamika situasi di lapangan.
Baca Juga: KPI Unit Unit Balikpapan Raih Predikat Platinum dalam K3, Bukti Nyata Komitmen Keselamatan Kerja
"Apabila jumlah massanya tidak banyak, lalu lintas normal seperti biasa. Kita lihat nanti jumlah massanya, bila nanti di sekitaran bundaran Patung Kuda Monas itu massanya cukup banyak dan eskalasi meningkat, maka arus lintas akan dialihkan," kata Susatyo.
Ia juga meminta warga yang hendak melintas di sekitar Monas agar mencari jalan alternatif lain untuk menghindari penumpukan kendaraan.
Sementara itu, sejumlah elemen mahasiswa, termasuk BEM UI, telah menyatakan akan bergabung dalam aksi "Indonesia Gelap" di depan Istana Merdeka.
Baca Juga: Baru Bebas Dua Bulan Sudah Kangen Ditahan, Residivis Ini Kembali Edarkan Sabu-Sabu
"Untuk aksi besok sasaran utama kami adalah Istana Negara. Kami akan berangkat dari Depok sekitar jam 11 siang," ujar Koordinator Aksi UI, Muhammad Rafid Naufal Abrar. ***
Editor : Dwi Puspitarini