Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Biarawan Italia Jadi Saksi Kemegahan Istana Majapahit yang Berlapis Emas dan Perak, Benarkah? Cek Faktanya Berikut Ini

Thomas Dwi Priyandoko • Sabtu, 15 Maret 2025 | 19:45 WIB
Ilustrasi biarawan Odorico da Pordenone melihat Istana Kerajaan Majapahit.
Ilustrasi biarawan Odorico da Pordenone melihat Istana Kerajaan Majapahit.

KALTIMPOST.ID-Kisah kemegahan Kerajaan Majapahit kembali jadi sorotan.

Disebutkan, seorang biarawan Katolik asal Italia, Odorico da Pordenone, menyaksikan langsung istana Majapahit yang konon berlapis emas dan perak saat berkunjung pada tahun 1321.

Kabar ini kerap muncul di berbagai artikel populer, menyebut bahwa dinding istana dipenuhi emas tempa, dihiasi relief ksatria bermahkota dengan batu mulia, serta lantai istana disusun dari lempengan emas dan perak secara berselang-seling.

Tak heran jika Majapahit digambarkan sebagai kerajaan dengan kekayaan luar biasa.

Selain itu, disebutkan juga bahwa wilayah Majapahit ramai oleh pedagang asing, terutama dari Tiongkok, yang memperdagangkan beras, lada, cengkih, pala, hingga kayu cendana.

Bahkan, mata uang Majapahit terbuat dari campuran logam mulia seperti perak dan tembaga—menambah kesan betapa makmurnya kerajaan ini.

 Tapi, Apa Benar Semua Itu dari Catatan Asli?

Dalam dokumen “The Travels of Friar Odoric”, memang disebut bahwa Odorico mengunjungi wilayah yang ia sebut “Java the Greater”—kemungkinan besar Pulau Jawa.

Ia menggambarkan tanah ini kaya akan emas, rempah-rempah, dan komoditas berharga lainnya. Namun, tidak ada kutipan langsung yang menyebut dinding istana berlapis emas atau lantai dari perak dan emas kotak-kotak.

Bisa jadi, narasi tersebut muncul dari interpretasi modern atau embellishment populer, yang melebih-lebihkan cerita asli untuk membuatnya lebih dramatis.

Catatan perjalanan di abad pertengahan memang sering memadukan antara fakta dan persepsi pribadi. Tak sedikit narasi yang dibumbui oleh eksotisme khas Timur di mata orang Eropa.

Jadi, walau kisah ini tetap menarik sebagai bagian dari narasi budaya Nusantara, penting bagi masyarakat untuk menyikapinya secara kritis dan berbasis sumber sejarah yang kredibel.

Majapahit tetaplah simbol kejayaan peradaban Indonesia, namun untuk klaim "istana berlapis emas", hingga kini belum ditemukan bukti sejarah yang kuat secara arkeologis maupun dokumen primer.(*)

 

Editor : Thomas Priyandoko
#majapahit #fakta sejarah #Odorico da Pordenone #sejarah nusantara