Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Kondisi TKP Penembakan Tiga Anggota Polres Way Kanan Masih Dipenuhi Barang Bukti dan Garis Polisi

Thomas Dwi Priyandoko • Rabu, 19 Maret 2025 | 08:17 WIB

 

TKP penembakan tiga anggota Polsek Negara Batin, Way Kanan Lampung. (Tangkapan Layar Lampung Geh News)
TKP penembakan tiga anggota Polsek Negara Batin, Way Kanan Lampung. (Tangkapan Layar Lampung Geh News)

KALTIMPOST.ID, WAY KANAN— Tempat Kejadian Perkara (TKP) penembakan yang menewaskan tiga anggota kepolisian saat melakukan penggerebekan sabung ayam ditutup oleh aparat keamanan.

Lokasi arena sabung ayam ini terletak di Kampung Karang Manik (Register 44), Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, Lampung.

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa bekas arena sabung ayam masih terlihat jelas.

Belasan sepeda motor dan mobil milik warga yang diduga ikut dalam aktivitas perjudian sabung ayam masih terparkir di sekitar lokasi.

Bahkan, ayam-ayam aduan dan peralatan bekas arena sabung ayam masih berserakan di kawasan yang berada di tengah hutan karet tersebut.

Hingga saat ini, garis polisi masih terpasang di area TKP, menandakan bahwa proses penyelidikan masih terus berjalan.

Lokasi tersebut tampak sunyi namun menyisakan jejak peristiwa tragis yang mengguncang institusi kepolisian dan masyarakat setempat.

Diketahui, insiden berdarah ini terjadi pada Senin (17/3) sekitar pukul 17.00 WIB, saat aparat kepolisian melakukan operasi penggerebekan arena judi sabung ayam.

Saat mereka tiba di lokasi, para anggota polisi ini langsung disambut tembakan dari orang tidak dikenal.

Tiga personel kepolisian gugur dalam peristiwa tersebut, yakni AKP Anumerta Lusiyanto, Aipda Anumerta Petrus Apriyanto, dan Briptu Anumerta M. Ghalib Surya Ganta.

Ketiganya gugur dalam menjalankan tugas pemberantasan praktik ilegal yang meresahkan masyarakat.

 

Arena sabung ayam ini diduga kuat miliki anggota TNI Kopka Basar yang dibantu Peltu Lubis. Keduanya juga diduga terlibat dalam insiden penembakan.

Peltu Lubis menyerahkan diri kepada aparat beberapa jam setelah peristiwa tersebut, sementara Kopka Basar ditangkap di rumahnya.

Hingga kini penyidikan kasus tersebut masih berlangsung.(*)

Editor : Thomas Priyandoko