KALTIMPOST.ID, BANDUNG-Perbatasan antara Jabar dan Jateng kembali menjadi perhatian publik setelah Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menampilkan transformasi kawasan tersebut melalui akun media sosialnya.
Dalam unggahan video di kanal YouTube pribadinya beberapa waktu lalu, Dedi pernah menyoroti kondisi perbatasan di wilayah Cirebon yang dinilainya kurang terawat dan cenderung kumuh.
Namun baru-baru ini, tepatnya pada 15 Juni 2025, Dedi membagikan video terbaru melalui akun Instagram @dedimulyadi71, memperlihatkan penampilan baru jembatan yang menghubungkan dua provinsi itu, tepatnya di Desa Tonjong, Kabupaten Cirebon.
"Perbatasan adalah wajah sebuah daerah," tulis Dedi dalam keterangan unggahan tersebut.
Kini, jembatan perbatasan itu tampil lebih bersih dan modern.
Dominasi warna putih memperkuat kesan segar, ditambah dengan pemasangan lampu penerangan yang membuat jalur antardaerah itu lebih aman dilintasi, baik siang maupun malam.
Transformasi ini menunjukkan perubahan signifikan dari kondisi sebelumnya yang sempat terabaikan.
Perbaikan ini juga menjadi simbol upaya memperbaiki citra kawasan perbatasan, yang menurut Dedi, tidak boleh dibiarkan dalam kondisi tertinggal hanya karena berada di pinggiran.
Langkah Dedi Mulyadi ini pun mendapat sambutan positif dari masyarakat, sekaligus menegaskan pentingnya perhatian terhadap daerah-daerah perbatasan sebagai gerbang utama antarwilayah.(*)
Editor : Thomas Dwi Priyandoko