Menanggapi video viral tersebut, TNI menegaskan pelayaran tersebut sah karena berada di jalur pelayaran internasional dan sesuai hak lintas damai berdasarkan UNCLOS 1982.
Lantas, apa itu USS Nimitz?
Dilansir dari laman Historyplex, USS Nimitz (CVN-68) adalah kapal induk Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) bertenaga nuklir dan tertua milik Amerika Serikat.
USS Nimitz menjadi salah satu kunci kekuatan armada laut AS. Saat ini, ada 10 kapal induk jenis ini yang dimiliki AS dan aktif beroperasi.
Kecanggihan USS Nimitz
Yang membuat kapal-kapal ini begitu istimewa adalah kemampuannya untuk berlayar terus-menerus hingga 20 tahun tanpa perlu mengisi ulang bahan bakar.
Teknologi ini membuat kapal induk kelas Nimitz sangat efisien dalam misi jangka panjang, baik untuk operasi militer maupun pengamanan wilayah laut strategis.
Spesifikasi USS Nimitz
Kapal induk kelas Nimitz memiliki ukuran yang sangat besar dengan panjang 333 meter dan lebar dek mencapai 78 meter. Beratnya bisa mencapai lebih dari 100.000 ton, menjadikannya salah satu kapal terberat di dunia.
Kapal ini bisa membawa hingga 85 unit pesawat tempur dan pendukung, seperti F/A-18 Hornet, E-2 Hawkeye, C-2 Greyhound, dan helikopter Seahawk. Kecepatannya pun luar biasa, bisa melaju lebih dari 56 kilometer per jam (30+ knot).
Sistem Persenjataan USS Nimitz
Meskipun fungsi utamanya adalah sebagai basis operasi udara di laut, kapal induk kelas Nimitz juga dibekali sistem pertahanan diri, seperti:
- Peluncur rudal Sea Sparrow untuk menghadapi ancaman udara,
- Meriam otomatis Phalanx CIWS 20 mm untuk perlindungan jarak dekat,
- Dan sistem rudal Rolling Airframe Missile (RAM) untuk menghalau serangan cepat dari udara atau laut.
Tahun Pembuatan USS Nimitz
Kapal induk kelas Nimitz pertama kali diperkenalkan lewat USS Nimitz (CVN-68) yang mulai bertugas pada tahun 1976. Huruf "CVN" pada nama kapal menandakan jenisnya sebagai kapal induk bertenaga nuklir.
Sedangkan kapal terakhir dari kelas ini adalah USS George H.W. Bush, yang juga akan menjadi kapal pertama yang dimodernisasi ke dalam sistem baru seperti yang digunakan pada kelas Gerald R. Ford—kelas kapal induk generasi terbaru milik AS.
Kapal-kapal ini rata-rata dibangun oleh Newport News Shipbuilding di negara bagian Virginia. Ke depannya, kapal induk ini akan dilengkapi dengan teknologi radar terbaru, sistem informasi terbuka, serta lebih sedikit kru karena efisiensi sistem yang meningkat.
Biaya Pembuatan USS Nimitz
Biaya pembuatannya diperkirakan mencapai 4,5 miliar dolar AS atau setara Rp 73,3 triliun (kurs hari ini: 16.284). Biaya operasional tahunan sekitar 160 juta dolar AS atau senilai Rp 2,61 triliun.
Dengan masa pakai hingga 50 tahun, kapal ini menjadi investasi jangka panjang yang sangat strategis bagi kekuatan militer Amerika Serikat. (*)
Editor : Almasrifah