KALTIMPOST.ID, Pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) Triwulan 2 (TW2) tahun 2025 sudah mulai berjalan di berbagai daerah di Indonesia.
Informasi ini sangat ditunggu oleh para guru, terutama mereka yang telah menyelesaikan administrasi dan pemberkasan sejak awal triwulan.
Dana TPG yang juga dikenal sebagai tunjangan sertifikasi ini menjadi salah satu pendukung kesejahteraan guru di tengah tantangan tugas mengajar.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pencairan TPG TW2 tahun ini dilakukan secara bertahap dan langsung ditransfer ke rekening pribadi guru tanpa perantara, sehingga diharapkan prosesnya lebih cepat dan efisien.
Namun, kecepatan pencairan tetap bergantung pada kesiapan data dan verifikasi di masing-masing daerah.
Berbagai provinsi dan kabupaten/kota telah melaporkan pencairan dana TPG TW2 sudah masuk ke rekening guru penerima.
Namun, masih ada daerah yang sedang menyelesaikan proses pemberkasan dan verifikasi.
Berikut ini update lengkap pencairan TPG TW2 tahun 2025 dan tips agar tunjangan Anda tidak tertunda.
Baca Juga: Kenapa 1 Juli Dipilih Jadi Hari Bhayangkara? Ini Sejarah yang Jarang Diketahui
Daerah-daerah yang Sudah Menerima Pencairan TPG Triwulan 2 2025
Beberapa daerah di Indonesia telah melaporkan pencairan TPG TW2, antara lain:
- Papua dan Papua Barat: Guru di Kabupaten Teluk Bintuni (Papua Barat) sudah menerima dana melalui rekening BRI. Di Kepulauan Yapen (Papua) dan Kabupaten Boven Digoel (Papua Selatan) pencairan juga sudah berjalan, dengan Bank BPD sebagai penyalur di Boven Digoel.
- Maluku dan Nusa Tenggara: Maluku Tengah dan Kepulauan Tanimbar telah menyelesaikan pencairan, khususnya untuk jenjang SMP mata pelajaran Bahasa Indonesia. Kabupaten Sikka di NTT juga melaporkan pencairan untuk guru jenjang SMA.
- Sulawesi: Sulawesi Barat (Bank BNI), Sulawesi Selatan (Kabupaten Gowa, Makassar, Pangkep, Pinrang), dan Sulawesi Tengah (Kabupaten Toli-Toli, Parigi Moutong, Luwuk Banggai) sudah menerima pencairan. Di Sulawesi Tenggara, sebagian dana sudah cair di Kabupaten Konawe.
- Sumatra: Jambi, Sumatera Barat (Kabupaten Agam), Riau (Kabupaten Kampar), Kepulauan Riau (Kabupaten Karimun), dan Lampung (Tulang Bawang Barat) sudah melakukan pencairan. Aceh Tengah juga telah menerima dana, sementara Aceh Barat masih menunggu.
- Kalimantan: Kabupaten Barito Timur (Kalimantan Tengah) mencatat pencairan dengan nominal mencapai Rp12 juta melalui Bank BRI.
- Jawa: Kabupaten Boyolali (Jawa Tengah), Kabupaten Blitar (Jawa Timur), serta beberapa daerah di Jawa Barat seperti Kabupaten Cianjur dan Bandung Barat telah mencairkan dana. Kabupaten Tasikmalaya masih dalam proses pemberkasan.
Jadwal dan Mekanisme Pencairan TPG Triwulan 2 2025
Berdasarkan Permendikbudristek No 45 Tahun 2023 dan instruksi Kementerian Keuangan, pencairan TPG untuk guru ASN (PNS/PPPK) dimulai pada bulan Juni 2025 secara bertahap. Guru non-ASN biasanya menerima pencairan mulai Juli 2025.
Pencairan dilakukan secara langsung ke rekening guru dengan skema triwulanan.
Proses validasi data dan pemberkasan menjadi faktor utama yang menentukan kecepatan pencairan di tiap daerah.
Menteri Keuangan juga menyampaikan bahwa pencairan TPG Triwulan 2 dilakukan lebih cepat dibanding triwulan 1 karena guru tidak perlu melakukan validasi rekening ulang, asalkan rekening sudah aktif.
Baca Juga: Guru Tak Lagi Wajib Mengajar 24 Jam Tatap Muka! Ini Kebijakan Baru Mendikdasmen 2025
Tips Agar Pencairan Tunjangan Tidak Tertunda
- Pastikan data administrasi dan pemberkasan sudah lengkap dan valid di Dinas Pendidikan setempat.
- Verifikasi rekening bank Anda agar aktif dan siap menerima transfer.
- Pantau pengumuman resmi dari Dinas Pendidikan dan operator sekolah secara rutin.
- Komunikasikan secara aktif dengan pihak terkait jika ada kendala data atau administrasi.
- Sebarkan informasi ini kepada rekan guru agar semua mendapat update terbaru.
Pencairan Tunjangan Profesi Guru Triwulan 2 tahun 2025 memang berjalan bertahap dan berbeda-beda di tiap daerah.
Namun, dengan koordinasi yang baik dan persiapan administrasi yang matang, dana tunjangan diharapkan segera masuk ke rekening guru penerima.
Semoga informasi ini membantu para guru agar tetap semangat dan siap menyambut pencairan tunjangan yang sangat dinanti. ***
Editor : Dwi Puspitarini