KALTIMPOST.ID, Saat ini Ratnawati Muchlis, istri dari Bupati Enrekang Yusuf Ritangnga menjadi sorotan.
Pasalnya, videonya yang tengah berada di Stadion Santiago Bernabeu, yang menjadi markas klub sepak bola Real Madrid di Spanyol, viral di berbagai platform media sosial.
Dalam video itu, tampak ia berdiri di tribune stadion sambil mempromosikan acara PKK Festival kabupatennya.
Sontak saja video tersebut mengundang tanda tanya besar tujuan dari perjalanannya ke luar negeri.
Warganet menduga aktivitas pelesiran tersebut menggunakan uang negara.
Profil Ratnawati Muchlis
Saat ini Ratnawati Muchlis menjabat sebagai ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Enrekang.
Ia mengemban jabatan tersebut sejak suaminya, Yusuf Ritangnga dilantik sebagai bupati Enrekang.
Pada 11 Maret 2025, Ratnawati Muchlis resmi dilantik oleh Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Naoemi Octarima, dalam sebuah acara di Baruga Pattingaloang, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel.
Selain itu, Ratnawati Muchlis juga memegang sejumlah jabatan strategis. Di antaranya, jadi Ketua TP Posyandu dan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Enrekang.
Ia juga tercatat sebagai Bunda PAUD dan Bunda Literasi untuk masa periode 2025-2030.
Bupati Enrekang Yusuf Ritangnga Angkat Bicara
Usai video istrinya viral dan muncul adanya tudingan aktivitas pelesiran tersebut menggunakan uang negara, Bupati Enrekang Yusuf Ritangnga meluruskan terkait isu tersebut.
Ia berkata, perjalanan istrinya ke luar negeri tak menggunakan uang daerah sepeser pun.
Ia mengeklaim, biaya perjalanan istrinya tersebut telah ditanggung dari perusahaan rekan bisnisnya.
“Ibu ke luar negeri itu dari rekanan bisnis. Semua pengeluaran ditanggung pihak perusahaan,” paparnya.
Politikus Partai NasDem itu bahkan menyebut bahwa hadiah perjalanan mewah seperti ini telah menjadi agenda rutin yang diterima istrinya setiap tahun sebagai penghargaan atas pencapaian bisnisnya.
Tanggapan Panitia PKK Festival
Panitia PKK Festival Naim Arkananta turut memberikan penjelasan.
Ia menyebut Ratnawati ke Spanyol dalam rangka urusan bisnis bersama perusahaan rekannya.
Adapun video promosi yang dibuat hanyalah sebuah kebetulan yang memang pada saat itu Ratnawati berada di Madrid.
Kata Naim, promosi itu dibuat karena waktunya berdekatan dengan gelaran puncak pelantikan PKK Enrekang.
“Saat beliau sedang di Madrid, itu berdekatan untuk acara PKK Festival. Jadi video itu dibuat dari Madrid, ibu bikin video ajakan untuk semarakkan kegiatan,” ujarnya.
Editor : Hernawati