KALTIMPOST.ID, Gelaran Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2025 tingkat kabupaten/kota untuk jenjang SMA telah usai pada 24-25 Juni 2025, menyisakan ribuan siswa dengan deg-degan menanti hasil.
Kini, penantian itu berakhir! Pengumuman resmi hasil seleksi OSN SMA 2025 tingkat kabupaten/kota akan dirilis pada Selasa, 15 Juli 2025.
Pengumuman ini sangat menentukan. Nama-nama yang lolos akan melaju ke tahap berikutnya, yaitu seleksi tingkat provinsi, yang dikenal sebagai OSN-P.
Sebelumnya, hasil OSN-K untuk jenjang SD/MI dan SMP/MTs sudah lebih dulu diumumkan pada 12 Juli 2025, dengan ribuan siswa berprestasi berhasil melenggang ke babak provinsi.
Link Resmi Pengumuman OSN 2025
Untuk mengetahui apakah kamu atau kerabatmu berhasil lolos, pastikan untuk mengakses link resmi yang terpercaya. Hasil OSN 2025 akan diumumkan melalui dua portal resmi:
- pusatprestasinasional.kemdikbud.go.id
- bpti.kemdikbud.go.id
Daftar peserta yang lolos akan ditampilkan berdasarkan bidang lomba dan wilayah kabupaten/kota.
Sebagai informasi, OSN adalah kompetisi sains paling prestisius di Indonesia yang diselenggarakan secara berjenjang.
Dimulai dari tingkat sekolah, kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional, ajang ini tidak hanya diikuti siswa dari 38 provinsi di Indonesia, tetapi juga pelajar Indonesia di luar negeri.
Ada 10 bidang lomba yang bisa diikuti siswa SMA dalam OSN, Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Informatika/Komputer, Astronomi, Ekonomi, Kebumian, dan Geografi.
Sistem seleksi yang transparan dan berjenjang ini bertujuan untuk menjaring bibit unggul calon ilmuwan dan inovator masa depan Indonesia.
Persaingan di OSN sangat ketat. Contohnya pada jenjang SD/MI, dari total 321.043 siswa yang bersaing di bidang Matematika, IPA, dan IPS, hanya sekitar 6.550 siswa yang berhasil lolos ke OSN-P 2025.
Sementara itu, untuk jenjang SMP/MTs, dari 187.552 peserta, ada 6.899 siswa yang lolos.
Selamat bagi para peserta yang lolos! Ini adalah langkah awal yang luar biasa dalam perjalanan kalian sebagai talenta sains kebanggaan bangsa.
Bagi yang belum berhasil, jangan patah semangat, tetaplah berinovasi dan belajar! ***
Editor : Dwi Puspitarini