Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Ucapan Guru Fisika SMAN 6 Garut Diduga Picu Siswa Bunuh Diri, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Turun Tangan

Uways Alqadrie • Senin, 21 Juli 2025 | 19:17 WIB

Tampak depan gedung SMA Negeri 6 Garut, lokasi tempat siswa P (16) yang diduga mengalami perundungan oleh guru sebelum mengakhiri hidupnya. (FOTO: IST)
Tampak depan gedung SMA Negeri 6 Garut, lokasi tempat siswa P (16) yang diduga mengalami perundungan oleh guru sebelum mengakhiri hidupnya. (FOTO: IST)
KALTIMPOST.ID, GARUT — Suasana haru menyelimuti ruang mediasi yang difasilitasi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, saat orangtua dari siswa berinisial P (16) mengungkap dugaan perundungan oleh salah satu guru Fisika di SMA Negeri 6 Garut. 

Guru tersebut dituding menyebut P sebagai anak berkebutuhan khusus (ABK), yang diduga turut memicu tekanan mental pada korban sebelum mengakhiri hidupnya.

Dalam mediasi yang turut dihadiri sejumlah guru, ayah korban tak mampu membendung emosinya saat sang guru menjelaskan duduk perkara. 

Guru perempuan itu membantah menyampaikan kalimat merendahkan secara terbuka, namun mengakui pernah menanyakan kemampuan P menyelesaikan tugas di awal semester karena belum rampung meski diberi tenggat waktu.

Ia mengklaim interaksi tersebut terjadi di meja guru, bukan di hadapan siswa lain. 

Namun, dalam rekaman yang ditunjukkan keluarga, P mengaku pernah ditanya secara langsung apakah dirinya adalah ABK. 

Mediasi ini menjadi bagian dari langkah penyelesaian dugaan perundungan yang belakangan menjadi sorotan publik.

 

Editor : Uways Alqadrie
#Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin #bapak aing #sman 6 garut #siswa bunuh diri #kang dedi mulyadi #dedi mulyadi