Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Siap-siap Minggat Rentenir di Jawa Barat! Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dan Menteri PKP Nyatakan Perang

Uways Alqadrie • Jumat, 25 Juli 2025 | 06:06 WIB
Foto Ilustrasi
Foto Ilustrasi

KALTIMPOST.ID, SUBANG – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mendorong masyarakat untuk menjauhi praktik pinjaman ilegal seperti rentenir dan bank emok. Mereka mengajak warga beralih ke pembiayaan resmi melalui program HOME.

Program HOME merupakan skema pembiayaan mikro untuk renovasi rumah dan pengembangan usaha mikro. Peluncuran layanan ini berlangsung di Lembur Pakuan, Subang, bersamaan dengan penyerahan simbolis kunci rumah subsidi melalui skema KPR FLPP.

Menurut Maruarar, fasilitas ini ditujukan bagi keluarga prasejahtera, terutama nasabah PNM Mekaar—mayoritas perempuan pelaku usaha ultra mikro. Tak hanya memberikan modal, PNM juga mendampingi nasabah agar usahanya berkembang.

“Lewat program ini, masyarakat tak perlu lagi terjerat pinjaman rentenir. Prosesnya lebih mudah, murah, dan cepat,” ujar Maruarar.

Ia berharap pembiayaan resmi ini dapat mendorong peningkatan ekonomi keluarga serta membantu warga memiliki rumah layak huni.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebut, pembiayaan ini menjadi jawaban untuk pelaku usaha mikro, khususnya yang sudah punya tanah, tapi masih masuk dalam kategori rumah tidak layak huni (RTLH), dan namun belum mampu melakukan renovasi.

Editor : Uways Alqadrie
#gubernur jawa barat dedi mulyadi #bapak aing #rentenir #kang dedi mulyadi #rentenir berkedok koperasi #dedi mulyadi #jawa barat