Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Heboh Gerhana 2 Agustus Bikin Bumi Gelap Total? Ini Fakta Sebenarnya dari BMKG!

Ilmidza Amalia Nadzira • Sabtu, 2 Agustus 2025 | 13:34 WIB
Ilustrasi gerhana matahari. Viral di Medsos adanya gerhana matahari total yang terjadi pada 2 Agustus 2025.
Ilustrasi gerhana matahari. Viral di Medsos adanya gerhana matahari total yang terjadi pada 2 Agustus 2025.

 

KALTIMPOST.ID, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) angkat bicara soal informasi yang ramai beredar mengenai Gerhana Matahari Total pada 2 Agustus 2025.

Dalam klaim yang beredar, disebutkan bahwa peristiwa tersebut akan membuat Bumi gelap total selama enam menit.

Menanggapi isu tersebut, BMKG menegaskan bahwa informasi itu tidak benar alias hoaks.

Dalam keterangan resminya melalui akun Instagram, BMKG menjelaskan bahwa fase bulan baru di bulan Agustus 2025 baru akan terjadi pada 23 Agustus, dan pada tanggal tersebut tidak ada gerhana matahari, baik yang bisa diamati di Indonesia maupun di belahan dunia lainnya.

“Berdasarkan data BMKG, tidak ada Gerhana Matahari pada 2 Agustus 2025. Informasi yang benar adalah Gerhana Matahari Total akan terjadi pada 2 Agustus 2027, bukan 2025,” tulis BMKG.

Lebih lanjut, gerhana yang terjadi pada 2027 itu tidak akan melintasi wilayah Indonesia.

Jalur totalitasnya hanya akan melewati beberapa negara seperti Maroko, Spanyol, Libya, Mesir, Arab Saudi, hingga Somalia.

BMKG juga menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025 hanya akan terjadi empat peristiwa gerhana, yakni:

  1. Gerhana Bulan Total – 14 Maret 2025 (bisa dilihat dari Indonesia bagian timur saat akhir fase total)
  2. Gerhana Matahari Sebagian – 29 Maret 2025 (tidak dapat dilihat dari Indonesia)
  3. Gerhana Bulan Total – 7 September 2025 (bisa diamati dari Indonesia)
  4. Gerhana Matahari Sebagian – 21 September 2025 (tidak dapat dilihat dari Indonesia)

BMKG juga menjelaskan bahwa saat Gerhana Matahari Total terjadi, kondisi gelap hanya dirasakan di wilayah yang tepat berada di bawah bayangan umbra bulan.

Artinya, kegelapan tidak menyelimuti seluruh Bumi seperti klaim yang menyebar.

Masyarakat diminta lebih cermat dan tidak mudah percaya pada informasi yang tidak berdasar.

Untuk kepastian fenomena astronomi, BMKG mengimbau publik merujuk ke sumber resmi, seperti situs BMKG atau NASA. ***

Editor : Dwi Puspitarini
#fase bulan baru #gerhana matahari #bmkg #2 Agustus 2025