Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Penyuntik Dana Rp 6,7 Miliar untuk Film Animasi Merah Putih One For All Dipertanyakan, Apakah dari Pemerintah? Begini Jawaban Toto Soegriwo

Hernawati • Senin, 11 Agustus 2025 | 10:10 WIB
Film animasi Merah Putih One For All.
Film animasi Merah Putih One For All.

KALTIMPOST.ID, Film Animasi Merah Putih One For All hingga saat ini masih jadi perbincangan publik.

Film garapan rumah produksi Perfiki Kreasindo yang mengusung pesan kebangsaan, yakni memperkuat rasa nasionalisme dan cinta Tanah Air, ini tayang di layar lebar mulai 14 Agustus 2025, tepat menyambut HUT Kemerdekaan.

Namun, di balik pesan mulianya, kini juga muncul pertanyaan baru terkait dana fantastis di balik film ini.

Dari mana sebenarnya datangnya uang Rp 6,7 miliar untuk mendanai proyek film ini? Adakah keterlibatan dana pemerintah di balik produksinya?

Angka fantastis ini memicu rasa penasaran publik mengenai siapa yang membiayai produksi film berbujet mahal ini.

Ya, trailer film animasi Merah Putih One For All telah rilis pada 8 Agustus 2025. Namun bukannya mendapat pujian, nyatanya respons publik justru dipenuhi kritikan tajam.

Banyak yang menganggap bahwa kualitas visual animasinya terkesan kaku, kurang halus, dan terlihat seperti hasil kerja yang terburu-buru.

Bahkan publik pada akhirnya membandingkan dengan film animasi Jumbo yang beberapa waktu sebelumnya berhasil memukau penonton dengan animasi yang lebih matang dan narasi yang kuat.

Lalu siapa “sosok” yang berani menggelontorkan dana sebesar itu?

Anggaran Produksi Rp 6,7 Miliar

Film animasi Merah Putih One For All merupakan garapan rumah produksi Perfiki Kreasindo.

Produksinya di bawah naungan Yayasan Pusat Perfilman H Usmar Ismail oleh Perfiki Kreasindo.

Film animasi yang berdurasi 70 menit ini diketahui memakan budget produksi hingga Rp 6,7 miliar.

Besarnya biaya produksi film ini diungkap oleh akun Instagram @moviereview yang mengutip postingan produser Toto Soegriwo pada 8 Agustus 2025.

Toto Soegriwo juga menanggapi spekulasi warganet soal pihak yang membiayai produksi film animasi ini.

Toto menegaskan, tidak ada dana publik yang digunakan dalam produksi film ini.

“Serupiah pun tidak ada dana dari pemerintah,” bantahnya.

Dia mengungkapkan, seluruh pembiayaan berasal dari sumber internal dan pihak swasta.

Dia juga menjelaskan bahwa anggaran sebesar itu digunakan untuk seluruh proses produksi, termasuk animasi, pengisi suara, musik, dan promosi.

Adapun untuk seluruh ide cerita juga digagas animator Bintang Takari, yang berbasis di Singapura.

“Bintang mengurus bagian animasi, sementara kami menangani manajemen hingga penayangan,” ucapnya.

Meski demikian, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) disebut memberikan dukungan non-finansial, seperti bantuan promosi dan fasilitasi jejaring. Namun, dukungan ini tidak berupa pendanaan langsung.

 

Editor : Hernawati
#kemenparekaf #perfiki kreasindo #Film animasi Merah Putih One For All #film animasi #produser Toto Soegriwo #pemerintah #Merah Putih One for All #produser film merah putih one for all #Toto Soegriwo