Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Motif Penganiayaan Prada Lucky Namo Terungkap, Kadispenad Sebut Terjadi Saat Pembinaan Prajurit

Uways Alqadrie • Selasa, 12 Agustus 2025 | 10:12 WIB

Serma Christian Namo, ayah Prada Lucky Chepril Saputra Namo menangis sambil menunjuk foto anaknya.
Serma Christian Namo, ayah Prada Lucky Chepril Saputra Namo menangis sambil menunjuk foto anaknya.
KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, mengungkap bahwa penganiayaan terhadap Prada Lucky Chepril Saputra Namo yang berujung kematian terjadi saat proses pembinaan prajurit.

Wahyu tidak secara rinci membeberkan motif penganiayaan tersebut, namun menegaskan bahwa peristiwa itu berlangsung dalam konteks pembinaan. “Kegiatan ini pada dasarnya merupakan bagian dari pembinaan prajurit,” katanya di Jakarta, Senin (11/8).

Lebih lanjut, Wahyu menjelaskan bahwa penganiayaan tersebut dilakukan tanpa menggunakan alat, melainkan hanya dengan tangan dan anggota badan. “Tidak ada penggunaan alat, hanya menggunakan anggota badan,” tegasnya.

Terkait bukti rekaman, Wahyu menyebut ada sejumlah saksi yang membantu mengungkap kasus tersebut. “Beberapa personel yang selamat menjadi saksi, mereka menjadi ‘CCTV’ terbaik,” ujarnya.

Sementara itu, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto menyampaikan bahwa sebanyak 20 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. 

Termasuk seorang perwira yang diduga terlibat langsung dalam penganiayaan hingga menyebabkan meninggalnya Prada Lucky.

“Dari 20 tersangka, satu di antaranya adalah perwira yang diduga melakukan penganiayaan hingga Prada Lucky meninggal dunia,” ungkapnya.

Pangdam Udayana menyayangkan kejadian ini dan berjanji akan menindak tegas sesuai prosedur yang berlaku. 

Proses pemeriksaan juga melibatkan Detasemen Polisi Militer (Denpom) dan Kodam Udayana untuk mengungkap kasus ini secara tuntas.

“Kejadian ini sangat kami sesalkan. Saya sebagai atasan langsung akan melaksanakan tugas sesuai mekanisme yang ada,” pungkasnya.

Perkembangan kasus akan terus disampaikan kepada pimpinan di Mabes TNI, yang telah memerintahkan penanganan sampai selesai.

Editor : Uways Alqadrie
#serma christian Namo #Kodam IX/Udayana #Prada Lucky Cepril Saputra Namo #Korem 161 Wira Sakti Kupang