KALTIMPOST.ID, Kabar terbaru bagi lulusan D3 dan S1 yang menantikan pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2025.
Menteri PAN-RB Rini Widyantini memastikan seleksi CPNS akan kembali dibuka tahun ini.
Namun, hingga pertengahan Agustus 2025, pemerintah belum mengumumkan jadwal resmi pembukaan pendaftaran.
Yang jelas, pendaftaran baru dimulai setelah seluruh rangkaian seleksi CPNS 2024 tuntas.
Jika mekanismenya sama seperti tahun sebelumnya, pendaftaran kemungkinan dilakukan melalui portal resmi SSCASN di https://sscasn.bkn.go.id.
Calon pelamar cukup membuat akun dengan mengisi data seperti email aktif, nomor HP, NIK, dan nomor KK. Setelah akun terverifikasi, pelamar dapat login untuk memantau pengumuman pembukaan pendaftaran.
Untuk mengecek formasi, pelamar dapat masuk ke menu Info Lowongan di SSCASN, memilih jenis pengadaan, mengisi nama instansi, lalu klik Cari. Nantinya akan muncul daftar formasi sesuai kriteria yang diinginkan.
Syarat umum pendaftaran CPNS 2025 di antaranya:
- WNI berusia 18–35 tahun (beberapa jabatan bisa sampai 40 tahun)
- Sehat jasmani dan rohani
- Tidak pernah dipidana penjara atau diberhentikan tidak hormat dari PNS, TNI, Polri, atau instansi lainnya
- Tidak berstatus CPNS/PNS aktif
- Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai formasi
- Tidak menjadi anggota/pengurus partai politik
- Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia atau luar negeri
Pemerintah mengimbau pelamar memantau informasi resmi melalui portal SSCASN, situs dan media sosial BKN (@bkngoidofficial) serta Kementerian PAN-RB (@kemenpanrb), guna menghindari informasi palsu.
Selain itu, para pelamar disarankan mulai menyiapkan dokumen penting seperti KTP, ijazah, transkrip nilai, pas foto, dan surat pernyataan.
Kesalahan kecil dalam unggahan dokumen dapat berakibat fatal hingga menyebabkan gugurnya peluang pada tahap seleksi administrasi.
Persaingan diperkirakan akan ketat mengingat banyaknya peminat setiap tahun. Oleh karena itu, calon peserta diharapkan mempersiapkan diri sejak dini, baik dari sisi kelengkapan berkas maupun kemampuan menghadapi ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).
Tak hanya itu, sejumlah instansi telah memberikan bocoran kebutuhan pegawai di tahun 2025.
Formasi untuk lulusan D3 dan S1 diprediksi akan didominasi oleh posisi tenaga kesehatan, guru, tenaga teknis, hingga analis kebijakan.
Hal ini sejalan dengan prioritas pemerintah dalam meningkatkan layanan publik di berbagai sektor. ***
Editor : Dwi Puspitarini