Kapolsek Krangkeng, AKP Nandang Supriatna, menjelaskan korban pertama kali ditemukan oleh adiknya. Saat itu, adik RF mencari ke kamar namun tidak ada. Setelah berkeliling, ia mendapati kakaknya tergantung di garasi rumah.
“Adiknya langsung berteriak memanggil orang tua. Saat diturunkan, korban sudah tidak bernyawa,” ungkap Nandang, Rabu (20/8).
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi memastikan tidak ada tanda kekerasan di tubuh korban. Rekaman CCTV yang terpasang di garasi juga merekam detik-detik sebelum RF mengakhiri hidupnya. Dalam rekaman itu, korban terlihat menyiapkan tali rafia yang digunakan untuk gantung diri.
Diduga Depresi
Kepolisian menduga RF mengalami tekanan mental setelah dikeluarkan dari sekolah. Pihak sekolah diketahui menerima video lama ketika korban masih SMP dan terlibat tawuran.
Menurut keterangan keluarga, keputusan sekolah itu membuat RF terpukul. Terlebih, pacarnya juga bersekolah di tempat yang sama, sehingga korban merasa malu.
“Orang tua korban mengaku ikhlas dan tidak menuntut proses hukum. Mereka menolak autopsi dan menerima ini sebagai takdir,” tambah Nandang.
Editor : Uways Alqadrie