Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Marak Aksi Penjarahan di Rumah DPR hingga Menteri, Kriminolog UI: Fungsi Kamtibmas Harus Segera Dipulihkan!

Muhammad Aufal Fresky • Minggu, 31 Agustus 2025 | 14:19 WIB
Massa yang menjarah barang-barang menteri hingga anggota DPR.
Massa yang menjarah barang-barang menteri hingga anggota DPR.

KALTIMPOST.ID, Rumah sejumlah anggota DPR RI dan Menteri Keuangan Sri Mulyani dijarah sejumlah massa.

Terkait hal itu, Kriminolog asal Universitas Indonesia (UI) Josias Simon mengungkap penyebab utamanya terjadinya peristiwa tersebut. 

Seperti yang dilansir jawapos.com, ia mengatakan, penjarahan di rumah pejabat itu terjadi karena tidak ada atau tidak berjalan fungsi utama kepolisian yaitu menciptakan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). 

"Ya itu terjadi karena fungsi kepolisian tidak berjalan (tidak ada)," ujar Josias, Minggu (31/8/2025).

Menurutnya, jika kepolisian bisa menjalankan fungsinya menciptakan kamtibmas, kejadian penjarahan ini tidak akan terjadi. 

Untuk itu, ia mendesak agar kepolisian kembali menjalankan fungsinya sebagai pencipta kamtibmas.

"Pelaksana fungsi kamtibmas harus segera dipulihkan agar tak semakin banyak pelanggaran hukum di arena publik dan privat," terangnya.

Ia juga menyampaikan, di media sosial banyak yang mempertanyakan begitu mudahnya massa dalam menjarah rumah para pejabat negara.

Padahal umumnya, rumah pejabat mendapatkan pengawalan ketat oleh aparat. Dugaan netizen pun menjadi liar.

Banyak yang menduga bahwa penjarahan itu hanyalah settingan. Ada pula yang menduga bahwa ini merupakan "jebakan".

Terkait hal itu, Josias mengatakan bahwa menjawab pertanyaan itu memang unsur yang penting. Namun kembali lagi, jika polisi menjalankan fungsi kamtibmas, insiden penjarahan tidak akan terjadi. 

"Unsur ini menjadi pertanyaan penting tapi bagaimana kalau fungsi kepolisian di atas tidak berjalan (tidak ada)?" katanya. 

Penjarahan pertama dilakukan massa di kediaman Politikus NasDem yang juga terkenal sebagai Crazy Rich Tanjung Priok sekira pukul 15.00 WIB.

Sejumlah barang mewah diambil oleh massa. Mulai dari jam tangan, tas branded, TV berukuran besar, kursi dan sofa, meja, hingga potongan-potongan action figure Iron Man dan Spiderman. 

Tak hanya itu, 2 mobil mewah milik Sahroni ikut dirusak massa. Mobil itu di antaranya Lexus RZ 450e dan Porsche 1600 Super.

Sekitar pukul 22.00 WIB, massa juga melakukan penjarahan di rumah politikus PAN, Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio.

Massa mendatangi rumah di kawasan Setiabudi, yang disebut-sebut memiliki harga Rp 150 miliar itu.  

Tas branded, pakaian mewah dan sejumlah barang elektronik seperti kulkas, dispenser hingga TV, ikut dibawa massa.

Dari video yang diterima JawaPos.com, pelaku penjarahan tidak hanya dilakukan masyarakat umum, tapi juga mereka yang berseragam sopir ojek online.

Barulah sekira pukul 23.20 WIB, massa mulai mendatangi rumah artis sekaligus anggota DPR Uya Kuya Sabtu (30/8).

Sejumlah barang-barang pun ikut diambil. Mulai dari kursi, dispenser, televisi, bunga penghias ruangan, sepeda hingga kucing piaraan milik sang istri Astrid.

Rumah Menteri Keuangan Sri Mulyani di Bintaro, Tangerang Selatan ikut dijarah oleh sejumlah massa pada Minggu (31/8) dini hari pukul 01.40 WIB. 

Penjarahan itu terekam dalam sebuah video masyarakat yang diunggah akun @info_ciledug. 

Dalam video terlihat sejumlah pemuda mengambil berbagai barang di kediaman Sri Mulyani. Mulai kursi, mainan anak, lukisan, TV, perhiasan lengkap dengan kotaknya, TV, ring basket hingga panci.

Terakhir, penjarahan terjadi di rumah anggota DPR Nafa Urbach. Rumahnya di kawasan elit Perumahan Kebayoran Essence, Bintaro, Tangerang Selatan, juga ikut jadi sasaran penjarahan massa pada Minggu (31/8) subuh.

Dalam rekaman video yang beredar luas di media sosial, terlihat seorang pria membawa televisi layar besar.

Beberapa orang lainnya tampak menenteng barang elektronik hingga perabotan rumah tangga. Massa juga merusak isi rumah.

Perabotan di ruang tamu hingga kamar pribadi terlihat berantakan.

Editor : Hernawati
#kamtibmas #kriminolog #penjarahan #Rumah Sri Mulyani Dijarah