KALTIMPOST.ID, Warga Indonesia berkesempatan melihat fenomena alam langka berupa gerhana bulan total atau blood moon. Saat terjadi gerhana bulan, ini amalan yang dapat dilakukan yaitu melakukan salat gerhana.
Dari laman Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gerhana bulan merupakan peristiwa terhalanginya cahaya Matahari oleh Bumi sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan.
Peristiwa ini hanya terjadi pada saat fase purnama dan dapat diprediksi sebelumnya.
Fenomena ini akan menghiasi langit pada Minggu malam hingga Senin dini hari, 7-8 September 2025 sejak pukul 23.27 WIB hingga 02.56 WIB.
Pada fase puncaknya, pukul 00.30–01.54 WIB, bulan akan tampak merah gelap atau sering disebut blood moon. Hal itu bisa terjadi karena cahaya matahari yang melewati atmosfer bumi akan dibiaskan dan memantul ke bulan.
Amalan Sunah saat Gerhana Bulan
Dalam Islam, ketika terjadi gerhana bulan ataupun gerhana matahari, ada amalan sunah yang bisa dilakukan.
Yaitu melaksanakan salat gerhana atau salat khusuf yang dianjurkan berjamaah di masjid sebagaimana yang diajarkan Rasulullah SAW.
Bacaan Niat Salat Gerhana
Salat gerhana dilakukan dua rakaat dengan tata cara khusus. Sebelum memulai, umat Islam membaca niat sebagai berikut:
نَوَيْتُ أَنْ أُصَلِّيَ سُنَّةَ الْخُسُوْفِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu an usholliya sunnatal khusuufi rak‘ataini lillaahi ta‘aalaa
Artinya: Aku niat sholat sunnah gerhana bulan dua rakaat karena Allah Ta’ala.
Tata Cara Salat Gerhana
Salat gerhana memiliki perbedaan dengan salat sunnah pada umumnya.
Di setiap rakaat terdapat dua kali rukuk, sehingga total rukuk dalam dua rakaat adalah empat kali. Simak urutannya:
- Membuka dengan takbiratul ihram, membaca doa iftitah, lalu Al-Fatihah dan surah panjang.
- Rukuk pertama dengan membaca tasbih yang lebih lama.
- Bangkit untuk i‘tidal, kemudian membaca Al-Fatihah kembali dilanjutkan surat panjang.
- Rukuk kedua dengan lama
- Setelah itu sujud dua kali seperti biasa
- Rakaat kedua dilakukan dengan tata cara yang sama
- Setelah dua rakaat, salat ditutup dengan salam.
Nabi Muhammad SAW menganjurkan umatnya untuk memperbanyak doa, zikir, istighfar, serta sedekah usai melaksanakan salat gerhana.
Dalam sebuah hadis disebutkan:
“Apabila kalian melihat gerhana, maka bertakbirlah, berdoalah kepada Allah, sholatlah, dan bersedekahlah.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Editor : Hernawati